Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sekolahnya Digembok karena Merger, Puluhan Siswa SD Belajar di Luar
Puluhan siswa di bojonegoro memilih bertahan meski sekolahnya dimerger. Dok Istimewa

Bojonegoro, IDN Times - Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro memilih bertahan di sekolah lamanya yang telah digabung atau di-merger. Para siswa belajar bersamaan di teras sekolah dibantu paguyuban wali murid. Mereka terpaksa belajar di luar karena ruang belajar yang selama puluhan tahun ini ditempati telah digembok.

1. Tak hanya siswa, sejumlah wali murid juga berkumpul di sekolah

Puluhan siswa di bojonegoro memilih bertahan meski sekolahnya dimerger. Dok Istimewa

Selain itu, sejumlah orangtua para anak didik juga nampak terlihat berkumpul di sudut musala sekolah. Kepala sekolah SDN Sumberejo 03, Alkurnia membenarkan jika anak didiknya masih memilih bertahan di sekolah lama meski para guru dan kepala sekolah sudah pindah ke sekolah lain.

"Para guru juga sudah dapat surat tugas mengajar di SDN lain. Tapi kalau saya masih belum dapat," kata Alkurnia saat dihubungi wartawan.

2. Berharap ada solusi buat para murid

Puluhan siswa di bojonegoro memilih bertahan meski sekolahnya dimerger. Dok Istimewa

Terkait hal ini, Alkurnia mengaku pada dasarnya kepala sekolah dan guru sudah berjalan sesuai arahan dari dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Sementara guru yang semula mengajar di SDN 03 Sumberejo, kini telah dipindah tugaskan ke SDN 2 Sumberejo.

"Semoga ada solusi yang terbaik terkait hal ini dan untuk guru telah pindah ke ke SDN 2 Sumberejo," terangnya.

3. Dinas pendidikan juga telah bertemu dengan orangtua

Puluhan siswa di bojonegoro memilih bertahan meski sekolahnya dimerger. Dok Istimewa

Alkurnia menuturkan, perwakilan dari dinas pendidikan Kabupaten Bojonegoro juga sudah berkomunikasi langsung dengan perwakilan wali murid namun hingga sampai saat ini belum ada solusi terbaik. Pihaknya sendiri berharap semoga ada solusi terkait dengan hal ini.

"Perwakilan dari dinas pendidikan kemarin sudah berkomunikasi dengan perwakilan wali murid dan semoga ada solusi yang terbaik" pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article