Madiun,IDN Times – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19 dari klaster Pondok Pesantren Al-Fatah, Temboro. Kabupaten Magetan dengan menggelar rapid test di tujuh Puskesmas. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr. Soelistyo Widyantono tes cepat itu diberlakukan bagi para santri asal Madiun yang menempuh studi di sana.
Apalagi, pemerintah Malaysia juga telah menyebut Temboro sebagai klaster baru usai 43 santri asal negeri Jiran itu positif COVID-19. “Tapi, kami belum menerima data jumlah santri Temboro yang warga sini,” ujar Soelis, Kamis (23/4).
