Banyuwangi, IDN Times - Beberapa hari ini hujan deras mengguyur wilayah perkotaan Banyuwangi, Jawa Timur. Akibatnya, sungai meluap dan menyebabkan banjir di beberapa titik pemukiman warga. Derasnya arus air sungai bahkan mampu menghanyutkan sebuah rumah yang ada di Jl. Imam Bonjol Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi.
Rumah Warga Banyuwangi Lenyap Tergerus Banjir

1. Tak ada korban jiwa, namun puing-puing rumah tak tersisa
Berdasarkan informasi yang diperoleh IDN Times, sebuah bangunan bertingkat roboh karena tekanan air menggerus bagian pondasi bangunan. Detik-detik robohnya rumah itupun secara sempurna terekam kamera warga sekitar.
Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin mengatakan tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pemilik rumah terlebih dahulu meninggalkan bangunan ketika mulai terjadi keretakan pada dinding rumah. Puing bangunan pun nyaris tak tersisa karena hanyut bersama banjir.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk kerugian masih belum bisa ditaksir berapa," kata Kusmin, Minggu (12/2/2023).
2. Banjir kiriman dari hulu pegunungan Ijen
Kusmin menyatakan, hari ini wilayah Kota Banyuwangi memang mengalami hujan, namun dalam kategori ringan. Sedangkan sumber air yang menyebabkan sungai Kalilo banjir, berasal kiriman dari hulu. Sebagaimana dilaporkan, wilayah di dataran tinggi seperti desa-desa di wilayah pegunungan Ijen, tercatat mengalami hujan deras pada hari ini.
"Disini hujannya kecil, namun ada kiriman dari wilayah di atasnya. Karena di wilayah dataran tinggi hujannya tinggi. Sehingga menyebabkan sungai banjir dan meluap," ungkapnya.
Tidak hanya itu, dari laporan kebencanaan yang dilihat IDN Times dari Pusdalops BPBD Banyuwangi, hari ini disejumlah wilayah juga terjadi banjir. Hujan disertai angin juga merobohkan pohon besar dan menyebabkan lalulintas terhenti total.
3. Warga tepian sungai diminta waspada
Karena kondisi serupa bisa datang sewaktu-waktu, polisi meminta agar warga yang tinggal di tepian sungai lebih waspada. Warga diimbau, sebaiknya untuk mengungsi hingga satu pekan kedepannya.
"Kondisi arus masih besar. Tidak menutup kemungkinan bisa ada kiriman air lagi. Sehingga diminta untuk waspada, jika khawatir bisa memilih mengungsi di rumah saudara yang lebih aman," katanya.