Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rumah Dibobol Maling saat Tarawih, Emas dan Uang Rp45,8 Juta Raib

Rumah Dibobol Maling saat Tarawih, Emas dan Uang Rp45,8 Juta Raib
Ilustrasi maling (IDN Times/Mardya Shakti)
Intinya Sih
  • Sebuah rumah di Desa Ngepung, Gresik dibobol maling saat pemiliknya menunaikan salat tarawih pada Jumat malam, menyebabkan kerugian besar bagi korban.
  • Pelaku mengambil perhiasan emas senilai Rp25 juta serta uang tunai Rp20,8 juta, total kerugian mencapai sekitar Rp45,8 juta beserta beberapa dokumen penting.
  • Pihak kepolisian Kedamean telah menerima laporan dan kini melakukan olah TKP serta memeriksa saksi untuk mengungkap identitas pelaku pencurian tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Gresik, IDN Times - Aksi pencurian terjadi saat warga tengah menunaikan ibadah tarawih. Sebuah rumah milik Suriono dan Nuriati di Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, dibobol maling pada Jumat (20/2/2026) malam. Emas dan uang tunai dengan total kerugian mencapai Rp45,8 juta raib digondol pelaku.

Peristiwa itu baru diketahui korban sekitar pukul 20.00 WIB, sepulang dari salat tarawih di Masjid Balekambang yang lokasinya tak jauh dari rumah.

“Korban saat selesai ibadah salat tarawih di Masjid Balekambang kemudian pulang. Sesampainya di rumah, korban mengetahui pagar rumah sudah dalam keadaan terbuka,” ujar Kapolsek Kedamean Iptu Ekwan Hudin, Minggu (22/2/2026).

Tak hanya pagar, pintu depan rumah juga ditemukan terbuka. Saat memeriksa bagian dalam, korban mendapati pintu kamar tengah dalam kondisi terbuka dan isi kamar berantakan.

Pelaku diduga menyasar lemari penyimpanan barang berharga. Sejumlah perhiasan emas berupa kalung, cincin, gelang, dan anting senilai Rp25 juta yang disimpan di lemari dilaporkan hilang.

“Selain emas, uang tunai sebesar Rp20.800.000 juga hilang. Termasuk ATM, buku nikah, dan kartu BPJS,” tambah Ekwan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian total sebesar Rp45,8 juta dan telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Saat ini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. “Kami masih melakukan pemeriksaan di lokasi dan mendalami keterangan saksi-saksi,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More