Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ribuan Warga Padati Salat Tarawih Berhadiah Uang di Malang
Kepadatan jamaah Salat Tarawih di Masjid Jami Al-Ilyas Kabupaten Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Malang, IDN Times - Ribuan jemaah dari berbagai penjuru Kabupaten Malang memadati ibadah Salat Tarawih di Masjid Jami Al-Ilyas,Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Usut punya usut, para jemaah ini menantikan hadiah uang Salat Tarawih di masjid tersebut. Menurut keterangan warga, donatur dalam pembagian uang ini adalah bos pabrik rokok Sayap Mas yang biasa dipanggil Haji Sulaiman.

1. Jamaah yang Salat Tarawih di Masjid Jami Al-Ilyas akan mendapatkan uang Rp20 ribu

Kepadatan jamaah Salat Tarawih di Masjid Jami Al-Ilyas Kabupaten Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Salah seorang jemaah Masjid Jami Al-Ilyas, Abdi Sijatmiko warga Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang membenarkan jika siapapun yang salat di masjid tersebut akan mendapatkan hadiah uang tak terkecuali. Oleh karena itu, ribuan orang dari berbagai daerah di Kabupaten Malang berbondong-bondong datang ke sana.

"Dalam sehari bisa sampai 13 ribu jemaah yang shalat tarawih di sana. Tahun ini memang yang paling ramai dibandingkan tahun kemarin. Saya gak tahu pasti yang terjatuh dari mana, tapi saya sempat ngobrol sama orang dari Kepanjen dan Turen. Entah saya yang paling jauh mungkin," terangnya saat dikonfirmasi pada Kamis (6/3/2025).

Pria yang akrab disapa Miko ini menjelaskan kalau setiap orang yang ikut Salat Tarawih akan mendapatkan uang Rp20 ribu. Tidak hanya itu, jemaah yang ikut Salat Subuh di Masjid Jami Al-Ilyas akan mendapatkan Rp10 ribu per orang.

2. Jemaah akan berebut shaf paling depan sejak menjelang berbuka puasa

Kepadatan jamaah Salat Tarawih di Masjid Jami Al-Ilyas Kabupaten Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Miko menjelaskan jika para jemaah sudah memadati Masjid Jami Al-Ilyas sejak menjelang berbuka puasa. Tapi ia mengatakan biasanya berangkat dari rumah pukul 18.15 WIB dan sampai di lokasi sekitar pukul 18.45 WIB. Setibanya di masjid, Miko mengaku kerap kesulitan mendapatkan tempat karena sudah ribuan orang yang datang.

"Biasanya sudah banyak orang yang datang saat maghrib, karena di sana disediakan takjil gratis buat buka bersama. Kalau uangnya biasanya dibagikan setelah Salat Tarawih selesai, saat doa bersama ada orang yang berkeliling membagikan uang. Setelah mendapat uang, biasanya diminta langsung pulang biar tidak menimbulkan banyak kerumunan saat pulang," bebernya.

Miko menjelaskan kalau Lokasi Salat Tarawih ada 2 tempat karena saking membludaknya jemaah Salat Tarawih. Pertama di Masjid Jami Al-Ilyas dan yang kedua di makam orang tua bos Sayap Mas. Tapi kedua loaksi ini tidak terlalu dan masih satu kompleks.

3. Miko menceritakan jika ia sudah rutin menjadi jemaah Masjid Jami Al-Ilyas sejak tahun lalu

Kepadatan jamaah Salat Tarawih di Masjid Jami Al-Ilyas Kabupaten Malang. (IDN Times/Istimewa)

Miko mengungkapkan jika ia memang sudah menjadi jemaah Masjid Jami Al-Ilyas sejak Ramadan 1445 Hijriah atau tahun 2024 lalu. Ia menjelaskan jika biasanya pembagian uang akan rutin dilakukan setiap hari usai Salat Tarawih sampai Ramadan selesai.

"Tahun ini juga lebih tertata dibandingkan tahun kemarin. Banyak polisi-polisi yang berjaga, kemudian disediakan tempat parkir yang tertata dan gratis," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article