Surabaya, IDN Times - Terik matahari belum genap berada di puncaknya ketika deretan kendaraan mulai melambat di ruas tol Surabaya - Mojokerto, Jumat (17/4/2026). Jam baru menunjukkan pukul 10.00 WIB, tetapi hawa panas sudah terasa menekan dari balik kaca depan. Dalam kondisi seperti itu, pilihan untuk menepi sejenak bukan sekadar kebutuhan, melainkan keharusan mengambil jeda. Di titik inilah Rest Area Travoy KM 725A hadir sebagai jeda yang menawarkan lebih dari sekadar tempat berhenti.
Begitu memasuki kawasan rest area, kesan pertama yang muncul adalah lapang. Area parkir yang luas memberi ruang bagi berbagai jenis kendaraan. Mulai dari mobil keluarga hingga bus dan truk logistik, untuk berhenti tanpa rasa sempit. Tidak tampak kebingungan dari para pengemudi. Semua seolah sudah memahami alur. Parkir, turun, lalu menyebar ke titik-titik kebutuhan masing-masing.