Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rem Blong, Motor 2 Pelajar Blora Terjun ke Jurang 20 Meter di Sarangan
Motor Honda Vario pelajar asal Blora alami rem blong dan terjun ke jurang 20 meter di jalan tembus Sarangan. (IDN Times/Riyanto)
  • Dua pelajar perempuan berusia 17 tahun asal Blora mengalami kecelakaan tunggal di jalur Sarangan, Magetan, saat motor mereka menabrak pembatas jalan lalu terjun ke jurang sekitar 20 meter.

  • Kecelakaan terjadi di tikungan tajam menurun dekat Omah Jowo; keterangan awal polisi menyebut motor diduga mengalami gangguan pengereman saat melaju dari arah Plaosan menuju C1000.

  • Penumpang, Dewi Ratna Suwari, mengalami patah kedua kaki. Polisi, BPBD, dan PSC mengevakuasi kedua korban dari jurang, sementara penyebab pasti kecelakaan masih diperiksa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Magetan, IDN Times – Dua pelajar perempuan asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan tunggal di jalur wisata tembus Sarangan, Kabupaten Magetan, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sepeda motor Honda Vario yang mereka tumpangi menabrak pembatas jalan sebelum terperosok ke jurang sedalam sekitar 20 meter di tikungan atas Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.

Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi Witarno, mengatakan kedua korban berusia 17 tahun. Pengendara motor bernama Tania Echa Putri Hermawan, warga Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Sementara penumpangnya, Dewi Ratna Suwari, merupakan warga Kecamatan Jati, Kabupaten Blora.

Dewi mengalami patah tulang pada kedua kaki akibat kecelakaan tersebut. Kedua korban dievakuasi petugas kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim Public Safety Center (PSC) dari dasar jurang menggunakan tandu.

Seorang saksi mata, Riski, mengatakan sepeda motor tersebut melaju dari arah atas menuju bawah dalam kondisi tidak terkendali saat mendekati tikungan tajam dan menurun. "Motor mereka melaju tak terkendali dari atas, saya kira remnya tidak berfungsi. Sampainya di tikungan tajam dan menurun, kendaraan berjalan lurus dan menabrak pembatas jalan lalu penumpangnya terlempar ke dalam jurang," ujarnya.

Menurut keterangan awal kepolisian, motor bernomor polisi K 5105 ABE itu melaju dari arah barat ke timur melalui jalur tembus Plaosan–C1000. Saat tiba di tikungan atas Omah Jowo, kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman hingga bergerak ke kanan dan menabrak pembatas jalan.

Riski bersama penjaga loket di sekitar lokasi turut membantu korban sebelum petugas tiba. Ia menyebut kecelakaan serupa pernah terjadi di lokasi tersebut dan mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur pegunungan dengan turunan serta tikungan tajam.

Belakangan diketahui, kedua pelajar tersebut hendak pulang setelah mengikuti kegiatan kepramukaan di kawasan Cemorosewu.

Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Sepeda motor yang mereka tumpangi mengalami kerusakan pada bagian bodi depan akibat benturan dengan pembatas jalan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article