Ramadan, Konsumsi Listrik di Madiun Diprediksi Meningkat
.jpg)
Madiun, IDN Times - Penggunaan listrik para pelanggan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madiun diprediksi meningkat selama Ramadan hingga Lebaran tahun ini atau 1433 Hijriyah. Sebab, aktivitas warga semakin meningkat, misalnya, salat Tarawih berjamaah, tadarus Al-Qur'an, makan sahur dan sebagainya.
Oleh karena itu, petugas PLN UP3 Madiun disiagkan untuk menjamin keandalan pasokan listrik selama bulan suci dan Lebaran. Mereka tidak akan melakukan pemadaman kecuali dalam kondisi mendesak atau darurat. Perbaikan maupun perawatan yang terencana dan membutuhkan pemadaman tidak akan dijalankan untuk sementara waktu.
1.PLN tidak jadwalkan pemadaman listrik

Petugas PLN memeriksa keandalan jaringan listrik. (dok. PLN) Manajer PLN UP3 Madiun, Moch.Rochim mengatakan bahwa program yang dijalankan itu untuk menjamin pemenuhan kebutuhan pelanggan. Mereka bertempat tinggal di tujuh wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Madiun Kota, Dolopo, Caruban Maospati, Magetan Ngawi.
"Kalau pemadaman karena gangguan sangat memungkinkan terjadi. Tapi, kami harus mempercepat pemulihan jaringan. Komitmen kami sejalan dengan harapan masyarakat, listrik ojo byar pet, nek pet ndang cepet," kata Rochim, usai apel keandalan kelistrikan Ramadan dan Idul Fitri 1433 Hijriyah di halaman Kantor PLN UP3 Madiun, Jumat (1/4/2022).
2. Sejumlah titik rawan gangguan

Ilustrasi listrik di daerah terpencil. (IDN Times/Dhana Kencana) Menurut dia, ada beberapa titik yang rawan terjadi gangguan kelistirikan. Kebanyakan lokasinya berada di daerah ujung jalur listrik maupun di kawasan pelosok yang banyak pepohonan. Maka, pihaknya intens memberikan edukasi kepada pelanggan tentang kondisi itu.
"Jaringan pangkal aman, tapi jaringan ujung tidak aman ya sama saja. Listrik akan mati juga" ujar Rochim.
3. Menjaga kenyamanan pelanggan

Apel kesiapan PLN UP3 Madiun menghadapi Ramadan dan Lebaran 1433 Hijriyah di Madiun,Jumat (1/4/2022). Dok.IDN Times/Istimewa Rochim menegaskan, listrik menjadi kebutuhan utama bagi pelanggan. Selain untuk rumah tangga juga menunjang kegiatan ibadah selama Ramadan. Pelayanan kesehatan juga di rumah sakit dan tempat lain juga membutuhkan listrik.Â
"Kami siaga dan siap menjaga keandalan listrik. Ekspektasi masyarakat terhadap PLN, jangan sampai listrik padam," ia menegaskan.





















