Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Polisi Buka Posko Ante Mortem

Kota Surabaya
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Polisi Buka Posko Ante Mortem
Posko Antemortem di GSN Surabaya. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Polisi membuka posko terpadu dan Posko Ante Mortem di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, untuk keluarga penumpang Virgo Transport 8 yang hilang kontak.
  • Posko menyediakan manifes penumpang, data ABK, dan daftar kendaraan; keluarga yang tidak menemukan nama anggota akan didata serta dihubungi jika ada perkembangan.
  • Tim SAR gabungan mengerahkan kapal KN SAR 249 Permadi dan helikopter HR-3601; 108 dari 243 penumpang dan kru selamat dievakuasi, sementara 135 masih dicari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Polisi menyiapkan posko terpadu untuk keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Posko tersebut berada di dalam Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (13/9/2026).

Tak hanya posko pengaduan dan informasi, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Jawa Timur juga membuka Posko Ante Mortem di lokasi yang sama. Posko ini disiapkan untuk mendata keluarga penumpang serta mendukung proses identifikasi apabila diperlukan dalam operasi kemanusiaan akibat kecelakaan kapal tersebut.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan mengatakan, posko terpadu dibentuk sebagai bagian dari operasi kemanusiaan sekaligus bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam menangani kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.

"Posko ini kami buat dalam rangka operasi kemanusiaan dan juga wujud kesiapsiagaan dalam menangani kecelakaan Kapal Virgo Transport serta sebagai wadah maupun sarana menerima pengaduan dari masyarakat yang keluarganya sebagai penumpang dari kapal tersebut," ujarnya di GSN Surabaya.

Di posko tersebut, polisi juga memasang daftar manifes penumpang, data Anak Buah Kapal (ABK), hingga daftar kendaraan yang berada di dalam Virgo Transport 8. Data itu dapat digunakan keluarga untuk mengecek apakah anggota keluarganya tercatat sebagai penumpang maupun kru kapal.

Sejumlah keluarga penumpang mulai mendatangi posko untuk mencari informasi mengenai keberadaan anggota keluarganya. Mereka mencocokkan nama yang tercantum dalam manifes dengan anggota keluarga yang mereka khawatirkan berada di kapal.

Bagi keluarga yang belum menemukan nama anggota keluarganya dalam daftar yang tersedia, petugas mengarahkan mereka ke Posko Ante Mortem untuk dilakukan pendataan lebih lanjut. "Kami data dan kami minta nomor kontak keluarga yang bisa dihubungi. Jika anggota keluarganya ditemukan maka kami akan memberitahu yang bersangkutan," jelas Irwan.

Pendataan tersebut dilakukan untuk memudahkan petugas menghubungi keluarga apabila terdapat perkembangan terkait keberadaan penumpang maupun kru Virgo Transport 8.

Keberadaan Posko Ante Mortem menjadi bagian penting dalam penanganan kecelakaan kapal karena petugas dapat mengumpulkan data pembanding dari keluarga yang melapor. Data tersebut nantinya dapat digunakan dalam proses identifikasi apabila ditemukan korban yang membutuhkan identifikasi lebih lanjut.

Sementara itu, pencarian Virgo Transport 8 masih dilakukan oleh tim SAR gabungan. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601 untuk memperkuat pencarian melalui jalur laut dan udara.

Dalam perkembangan terbaru, sebanyak 108 orang dari total 243 penumpang dan kru Virgo Transport 8 telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara 135 orang lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan kapal sekaligus memastikan kondisi seluruh penumpang dan kru yang hingga kini belum ditemukan.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More