SAR Surabaya Kerahkan Kapal dan Helikopter Cari Virgo Transport 8

- SAR Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601 untuk mencari Virgo Transport 8 yang hilang kontak dalam pelayaran Surabaya-Banjarmasin.
- Kapal yang membawa 243 orang dilaporkan putus komunikasi sekitar pukul 01.00 WIB setelah menghadapi cuaca buruk; keberadaannya hingga Minggu belum diketahui.
- SAR Banjarmasin, Pos SAR Sumenep, Polairud, dan kapal sekitar turut dikoordinasikan dalam pencarian guna menemukan kapal serta memastikan kondisi penumpang dan awak.
Surabaya, IDN Times - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya mengerahkan dua armada sekaligus, yakni KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601, untuk membantu pencarian Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9/2026).
Pengerahan dua armada tersebut dilakukan untuk memperkuat operasi pencarian terhadap kapal yang membawa 243 orang tersebut. Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 01.00 WIB setelah sebelumnya menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan, KN SAR 249 Permadi diberangkatkan dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak pada pukul 08.30 WIB menuju area pencarian. Dengan kecepatan sekitar 14 knots, KN SAR 249 Permadi diperkirakan tiba di area pencarian sekitar pukul 21.30 WIB.
"KN SAR 249 Permadi berangkat diawaki oleh 11 orang kru kapal dan membawa empat orang rescuer Kantor SAR Surabaya serta dua orang Polairud Polda Jatim," ujarnya.
Selain kapal SAR, dukungan udara juga dikerahkan. Helikopter HR-3601 diberangkatkan dari Skuadron 400 Lanudal Juanda pada pukul 08.22 WIB untuk membantu Kantor SAR Banjarmasin dalam pencarian Virgo Transport 8.
Helikopter tersebut membawa lima kru dan dua rescuer Kantor SAR Surabaya. Armada udara ini diperkirakan tiba di Banjarmasin sekitar pukul 10.31 WIB untuk selanjutnya bergabung dalam operasi pencarian dan berkoordinasi dengan SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, yang juga Kepala Kantor SAR Banjarmasin.
Pengerahan kapal dan helikopter menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan pencarian, mengingat hingga kini keberadaan Virgo Transport 8 belum diketahui.
Sementara itu, Kantor SAR Banjarmasin telah lebih dahulu mengerahkan satu tim rescue menuju Dermaga SAR Basirih pada pukul 04.30 WITA. Tim tersebut kemudian melanjutkan perjalanan menuju perkiraan lokasi terakhir kapal menggunakan KN SAR Laksmana 241, dengan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam.
Di sisi lain, personel Pos SAR Sumenep juga melakukan koordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Masalembu untuk memapelkan informasi mengenai hilangnya kapal tersebut.
Informasi itu disampaikan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Kapal yang berada di sekitar area pencarian diharapkan dapat memberikan bantuan maupun informasi kepada tim SAR gabungan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan Virgo Transport 8.
Hingga Minggu, proses pencarian masih berlangsung. Tim SAR gabungan terus berupaya menemukan posisi kapal dan memastikan kondisi seluruh penumpang serta awak Virgo Transport 8.


















