Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KM Virgo Menjadi Kapal Pertama Jevon Mengarungi Lautan

Kota Surabaya
KM Virgo Menjadi Kapal Pertama Jevon Mengarungi Lautan
Totok Hariyono, ayah Jevon Joechelin Jotham (19) penumpang KM Virgo Transport 8. (IDN Times/Khusnul Hasana).
  • Totok Hariyono menunggu kabar putranya, Jevon Joechelin Jotham, di Posko Pelabuhan Tanjung Perak setelah namanya tercatat sebagai penumpang hilang KM Virgo Transport 8.
  • Jevon, lulusan SMA dari Karanganyar, baru pertama kali naik kapal untuk bekerja di perkebunan sawit Kalimantan. Ia bepergian bersama tiga teman yang juga belum ditemukan.
  • KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin tenggelam usai menghadapi cuaca buruk. Dari 243 penumpang, 108 selamat, 6 meninggal, dan 129 masih dicari tim SAR gabungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Suasana Posko Terpadu Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya tampak riuh pada Senin (14/9/2026) pagi. Namun di tengah keriuhan itu, Totok Hariyono (50) hanya termenung menunggu kabar sang anak, Jevon Joechelin Jotham (19), yang masuk dalam daftar penumpang hilang.

Ini merupakan pengalaman pertama Jevon naik kapal laut. Sebelumnya, remaja tersebut tidak pernah menyeberangi lautan. Sayangnya, perjalanan perdananya ini justru berujung petaka.

Totok melepas keberangkatan Jevon dari kediamannya di Karanganyar, Jawa Tengah. Pemuda yang baru lulus SMA itu berniat merantau untuk bekerja.

"Dia mau kerja di Kalimantan, kerja di perkebunan sawit," ujar Totok dengan wajah tegar.

Suara terakhir yang Totok dengar dari Jevon adalah saat sang anak mengabarkan telah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu (12/9/2026). Jevon berjanji akan menelepon kembali setelah sampai di Banjarmasin.

Namun, kapal yang ditumpangi Jevon tidak pernah sampai di tujuan karena tenggelam di Perairan Laut Jawa.

"Saya tahu info ini (kapal hilang kontak) dari TikTok," ungkap Totok.

Tanpa berpikir panjang, Totok langsung berangkat dari Karanganyar menuju Pelabuhan Tanjung Perak sejak Minggu (13/9/2026) malam demi mencari keberadaan anaknya yang terdaftar dalam manifes penumpang hilang.

Jevon tidak sendiri; ia pergi bersama tiga rekannya. Hingga kini, keberadaan mereka berempat belum diketahui. Totok sangat berharap sang anak dan teman-temannya bisa segera ditemukan.

Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 129 korban yang belum ditemukan. Berbagai armada mulai dari helikopter, pesawat, hingga kapal laut terus dikerahkan.

KM Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin ini sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk pada Minggu (13/9/2026). Untuk mendukung operasi penyelamatan, tim SAR menurunkan 1 unit helikopter, 3 unit KN Basarnas, 1 unit RIB, 4 unit KRI TNI AL, serta beberapa armada pendukung lainnya.

Berdasarkan data per 14 September 2026, dari total 243 penumpang, sebanyak 114 orang telah dievakuasi (108 selamat dan 6 meninggal dunia), sementara 129 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More