Kecelakaan Kapal Virgo Transport: 108 Orang Dievakuasi, 135 Dicari

- Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin mengalami kecelakaan setelah hilang kontak sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu (13/9/2026), saat dilaporkan menghadapi cuaca buruk.
- Dari total 243 orang di kapal, 108 orang berhasil dievakuasi hingga pukul 10.45 WIB oleh TB TCP, TMC Mauhau Pertamina, MV Haida, dan KM Cahaya Bahari Jaya.
- Tim SAR gabungan masih mencari 135 orang yang belum ditemukan, dengan pengerahan KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601 untuk memperluas pencarian laut serta udara.
Surabaya, IDN Times - Sebanyak 108 orang dari total 243 orang yang berada di Kapal Virgo Transport 8 berhasil dievakuasi setelah kapal tersebut mengalami kecelakaan dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Sementara 135 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Berdasarkan data terbaru hingga pukul 10.45 WIB, 108 orang yang berhasil dievakuasi diselamatkan oleh empat kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Keempat kapal tersebut yakni TB TCP, TMC Mauhau Pertamina, MV Haida, dan KM Cahaya Bahari Jaya.
Rinciannya, TB TCP mengevakuasi 38 orang, TMC Mauhau Pertamina menyelamatkan 16 orang, MV Haida membawa 32 orang, sedangkan KM Cahaya Bahari Jaya mengevakuasi 22 orang.
Dengan demikian, total 108 orang telah berhasil dievakuasi dari Virgo Transport 8. Sementara itu, 135 orang lainnya masih menjadi fokus pencarian tim SAR.
Dari data yang telah dirilis, MV Haida mengevakuasi 69 orang yang terdiri dari 11 Anak Buah Kapal (ABK) Virgo Transport 8 dan 58 penumpang.
11 ABK yang tercatat berhasil dievakuasi melalui MV Haida yakni Didit Setiawan asal Surabaya, Anif asal Cilacap, Devin asal Jombang, Irvan Purba asal Medan, Heri Risnandi asal Ciamis, Sumaksum asal Bojonegoro, Ainul asal Madura, Sugiono asal Banyuwangi, Bayu asal Riau, Juhadi asal Tuban, dan Nurdianto asal Jombang.
Sementara 58 penumpang yang dievakuasi melalui MV Haida berasal dari berbagai daerah. Di antaranya Adi Suseno, Rais Dny, Rohim, Arief Tofan Purnomo, Nanang Priyanto, Bayu Kusuma, Fransiskus Afridos Geong, Arman Firmansyah, Anif Ijwat Dwiyanto, Sumarsum, Gunggun, Irfan Purba, Najib, Henri, Rizal, Ahmad, hingga Lucky Wahyu.
Penumpang lainnya antara lain Rizki asal Cianjur, Rehan dan Akmad Akmal asal Garut, Bagus asal Nganjuk, Wakid asal Lamongan, Abdul Rohman asal Tulungagung, Andre Fajar asal Pati, Faizal asal Bandung, Abu Bakar asal Surabaya, serta sejumlah penumpang dari Flores, NTT, Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga wilayah lainnya.
Sementara itu, KM Cahaya Bahari Jaya mengevakuasi 22 orang, terdiri dari satu ABK dan 21 penumpang.
Satu ABK yang tercatat dalam daftar tersebut adalah Dede Farandika asal Banyuwangi. Sedangkan 21 penumpang yang dievakuasi antara lain Paeman asal Sidoarjo, Abdul Malik asal Pasuruan, Anton dan Fauzi Ardiansyah asal Malang, Fauzan asal Jawa Barat, Hariyono asal Semarang, Edi Setiyono asal Sumatra, Difa Saputra asal Purbalingga, Budi asal Surabaya, Vepy asal Sumenep, hingga Muh. Vizal asal Sidoarjo.
Penumpang lainnya yang berhasil dievakuasi melalui KM Cahaya Bahari Jaya yakni Boni Fasius dan Arif asal Flores, Satya Bagus Saputra asal Lamongan, Kurdi asal Madura, Hernias Eko asal NTT, Munawi asal Mojokerto, Irwan Mujiono asal Kediri, serta Wildi dan Agus Munir asal Jawa Barat.
Sementara itu, data nama lengkap 38 orang yang dievakuasi TB TCP dan 16 orang yang dievakuasi TMC Mauhau Pertamina belum tercantum dalam rincian yang dirilis hingga pukul 10.45 WIB.
Kecelakaan Virgo Transport 8 terjadi setelah kapal yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin tersebut dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu (13/9/2026). Sebelum kehilangan kontak, kapal dilaporkan menghadapi kondisi cuaca buruk.
Tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan pencarian terhadap 135 orang yang belum ditemukan. Kantor SAR Surabaya turut mengerahkan KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601 untuk memperluas operasi pencarian melalui jalur laut dan udara.



















