Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Puluhan Orang Mengungsi Akibat Banjir di Waru dan Bungurasih Sidoarjo
Warga mengungsi akibat banjir di Kecamatan Waru, Sidoarjo, Rabu (7/2/2024). (Dok. Kominfo Pemkab Sidoarjo).

Sidoarjo, IDN Times - Puluhan orang mengungsi akibat banjir yang terjadi di Desa Waru dan Bungurasih, Kecamatan Waru Sidoarjo pada Selasa (7/2/2024). Ketinggian banjir di Desa Waru antara 5-30 sentimeter, sedangkan di Desa Bungurasih air mencapai ketinggian 15-50 sentimeter. 

Banjir yang merendam hingga ke Terminal Bungurasih itu disebabkan karena meluapnya sungai Buntung akibat curah hujan yang cukup tinggi selama dua hari. 

Dampak kejadian itu puluhan warga terdampak di dua desa itu mengungsi. Jumlahnya lebih kurang 20 orang pengungsi di Masjid Al Matin BPBD Jatim dan lebih kurang 30 orang mengungsi di Mushola H Rois Krajan Kulon Waru. 

Sedangkan 40 warga Desa Bungurasih memgungsi di Gedung Serbaguna jumlah. Serta 33 orang jumlah pengungsi di Masjid Al Ikhlas Bungurasih Timur. 

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir terpenuhi. BPBD Sidoarjo telah mengirimkan makanan siap saji untuk dibagikan ke warga yang berada di pengungsian, Rabu, (7/2/2024). 

“Langkah pertama kita bantu warga dipindahkan ke tempat yang aman. Kemudian dipastikan bantuan seperti, bantuan makan, selimut, biskuit dan air mineral terpenuhi,” ujar pria yang akrab disapa Gus Muhdlor ini. 

Tidak hanya memastikan bantuan terdistribusi, Gus Muhdlor juga memerintahkan Dinas PU Bina Marga untuk melakukan penyedotan genangan air dengan pompa portable. Selain itu ia juga meminta agar kali Buntung dinormalisasi. 

“Saya minta dinas PU BM SDA segera melakukan penyedotan genangan air banjir di Waru. Kali Buntung Waru juga segera di cek dan dinormalisasi apabila memang terjadi pendangkalan. Sampah-sampah yang menghambat aliran kali juga dibersihkan. Semua gerak mulai dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas PU BM SDA, Camat dan pemerintah desa setempat,” tegas Gus Muhdlor.

Sementara itu, Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito menyampaikan pihaknya mendata terdapat lebih kurang 200 KK rumah warga Desa Waru terdampak banjir. Terbanyak dialami warga di Desa Bungurasih. BPBD Sidoarjo membagi dua titik lokasi bencana di Desa Bungurasih. 

“Yakni Desa Bungurasih Barat dan Desa Bungurasih Timur. Jumlah KK warga Bungurasih Barat yang terdampak lebih kurang sebanyak 875 KK. Sedangkan di Desa Bungurasih Timur jumlahnya lebih kurang sama. Lebih kurang sebanyak 875 KK yang terendam genangan air,” terang Dwijo.

Saat ini BPBD Sidoarjo masih terus melakukan pemantauan lokasi kejadian. Monitoring dan pengukuran tinggi genangan air terus dilakukan. 

Editorial Team

Related Article