Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pria ODGJ di Ponorogo Dikerangkeng Keluarga Selama 20 Tahun

IMG-20260130-WA0132.jpg
Proses evakuasi pria ODGJ asal Ponorogo. (YouTube/@purnomobelajarbaik)
Intinya sih...
  • Pria ODGJ di Ponorogo, Kirno (60), dikerangkeng keluarganya selama 20 tahun karena masalah mental.
  • Keluarga merasa takut karena Kirno pernah menganiaya mereka, dan mengalami gangguan jiwa setelah mendalami ilmu hitam.
  • Proses evakuasi oleh polisi Ipda Purnomo dilakukan dengan kesulitan, namun akhirnya berhasil membawa Kirno berobat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ponorogo, IDN Times - Pria asal Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kirno (60) dikerangkeng keluarganya selama 20 tahun karena mengalami masalah mental atau orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kirno pun telah dievakuasi setelah polisi Ipda Purnomo bersama pihak terkait mendatangi tempat Kirno dikurung.

Proses evakuasi Kirno itu diunggah di akun YouTube milik Ipda Purnomo @purnomobelajarbaik. Dalam konten tersebut, terlihat Kirno diletakkan dalam sebua kerangkeng besi dengan tinggi sepinggang orang dewasa. Kerangkeng itu berada di belakang rumah bertembok bambu.

Kirno terlihat tidur di dalam kerangkeng. Kepalanya dialasi bantal dan tubuhnya berselimut sarung.

Pihak keluarga, Sarti menjelaskan kepada Purnomo bahwa Kirno dipasung karena dianggap berbahaya. Keluarga merasa takut sebab Kirno pernah menganiaya keluarganya.

“Berbahayanya karena mengancam keluarga, itu sudah kejadian menyiksa suami saya dan nenek saya,” ujar kakak Kirno saat ditanya Purnomo, dikutip dari YouTube milik Purnomo.

Kirno mengalami gangguan jiwa setelah mendalami ilmu hitam. Keluarga pernah melihat kirno memakan gunting hingga meminum oli.

“Saya pernah lihat makan gunting, oli diminum 1 liter, ayam pernah dimakan mentah,” ungkap Sarti.

Saat hendak dievakuasi oleh Purnomo, pihak keluarga sempat ragu. Mereka khawatir jika suatu saat Kirno akan datang untuk menganiaya keluarga.

Tetapi setelah diyakinkan oleh Purnomo, pihak keluarga akhirnya bersedia. Purnomo bahkan menjamin bila keluarga tidak berkenan merawat, Purnomo lah yang akan merawat Kirno seumur hidup.

“Saya Purnomo, kalau keluarga takut, Insyaallah saya rawat seumur hidup, gak usah khawatir, kalau keluarga mau menjenguk silahkan,” kata Purnomo meyakinkan keluarga.

Proses mengeluarkan Kirno dari kerangkeng dilakukan dengan menggerenda besi. Pria itu sempat meronta, tak mau keluar dari kurungannya. Tetapi, dengan dibantu oleh beberapa pihak, Kirno akhirnya keluar dari kurungan tersebut.

“Selama saya menangani ODGJ, ini yang paling ekstrem, ini ditutup kerangkeng, dikawat, digembok,” kata Purnomo.

Saat keluar dari karangkeng, Kirno juga masih meronta-ronta. Setelah ditenangkan, Kirno akhirnya tak berkutik.

Purnomo dan sejumlah petugas kemudian memotong rambut, kumis, brewok hingga kuku Kirno. Pria itu lalu dimandikan di halaman rumah.

Setelah tubuh Kirno bersih dan pakain dikenakan pada tubuhnya, pria itu kemudian dibawa oleh Purnomo menggunakan ambulans. Keluarga sempat menangis saat Purnomo membawa Kirno berobat. Purnomo sendiri sudah coba dikonfirmasi melalui pesan singkat. Namun, hingga berita ini diturunkan, dia belum merespons.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Diduga Korsleting Listrik, Mobil BMW Kebakaran di Tol Gresik

30 Jan 2026, 19:37 WIBNews