Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berlari Mengejar Cerita di Hari Pertama Big Bad Wolf Surabaya

20260129_104127.jpg
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai dan Direktur BBW Indonesia Marthius saaf menyapa pelajar yang sedang berburu buku di BBW Surabaya 2026. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Intinya sih...
  • Antusiasme pengunjung BBW Surabaya 2026 terlihat dari antrean panjang sejak pagi hingga pembukaan resmi, dengan pengunjung berlomba-lomba masuk dan memilih buku.
  • Pengunjung setia seperti Agista datang jauh-jauh untuk berburu buku impor dengan harga miring, sementara Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur melihat BBW sebagai upaya meningkatkan minat baca dan literasi.
  • Direktur BBW Books Indonesia menyebut perayaan ini sebagai titik refleksi puluhan juta buku yang telah menemukan jalannya ke rumah, sekolah, dan komunitas di Indonesia selama sepuluh tahun.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Jarum jam baru menunjuk pukul 10.15 WIB. Namun antrean sudah mengular panjang di Lantai 5 Tunjungan Plaza (TP) 3, Surabaya, Kamis (29/1/2026). Mal bahkan baru saja membuka pintunya, tapi ratusan orang tampak tak sabar menunggu giliran naik ke lantai berikutnya.

Sebagian membawa tas besar, beberapa menjinjing koper. Ada pula yang menggandeng anaknya erat-erat. Semua menatap satu arah: eskalator menuju Lantai 6, Convention Center TP 3, tempat Big Bad Wolf (BBW) Books Surabaya 2026 resmi digelar.

Begitu seremoni pembukaan usai dan pintu Convention Center terbuka, antrean yang sejak pagi tertahan itu seolah pecah. Pengunjung bergegas masuk. Troli-troli ditarik cepat. Beberapa bahkan berlari kecil, langsung menyebar di antara meja-meja panjang berisi jutaan buku.

Di sudut-sudut ruangan, anak-anak tampak dinaikkan ke dalam troli. Dibiarkan memilih buku sesuka hati. Tanpa batas. Tanpa tergesa. BBW bukan sekadar bazar, ia adalah taman bermain literasi.

20260129_104858.jpg
Pengunjung yang meraimaikan BBW Indonesia. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Di antara pengunjung itu, Agista tampak sibuk memilih buku anak. Ia datang jauh-jauh dari Cilegon bersama buah hatinya, hanya untuk satu tujuan. Berburu buku di BBW.

“Memang langganan tiap tahun, dari 2019,” katanya sambil tersenyum. “Biasanya hari pertama itu penting, karena buku yang aku cari sering cuma ada di hari pertama. Kalau sudah hari kedua, ketiga, sering habis," tambahnya.

Dulu, Agista datang untuk berburu fiksi. Kini, fokusnya bergeser. “Sekarang lebih ke buku anak,” katanya singkat, lalu menoleh ke anaknya yang asyik membuka halaman demi halaman.

Alasan Agista setia pada BBW sederhana namun kuat. “Karena aku nyarinya buku-buku impor. Dan di BBW harganya jauh lebih miring," ungkapnya.

Di tengah hiruk-pikuk troli dan tumpukan buku, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Jatim), Aries Agung Paewai, juga tampak hadir. Ia menyempatkan diri menyusuri lorong-lorong bazar, menyapa pelajar, bahkan berbincang dengan anak-anak sekolah dasar yang datang membeli buku.

“Alhamdulillah, 2026 diawali dengan bazar buku internasional. Jawa Timur kembali jadi kota pertama yang dipilih BBW Indonesia,” katanya. “Minat baca dan literasi yang kuat jadi alasan BBW hadir di sini," imbuh dia.

Aries tak menampik antusiasme yang ia saksikan langsung. Antrean mengualr sepanjang eskalator. “Tadi di bawah antreannya panjang sekali. Semoga bazar seperti ini bisa meningkatkan minat baca dan literasi, apalagi banyak pelajar yang datang sendiri untuk membeli buku," bebernya.

20260129_110252.jpg
Pengunjung yang meraimaikan BBW Indonesia. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Direktur BBW Books Indonesia, Marthius Wandi Budiantom, menyebut perayaan ini sebagai titik refleksi sekaligus lompatan baru. “Sepuluh tahun BBW Indonesia berarti puluhan juta buku telah menemukan jalannya ke rumah, sekolah, dan komunitas,” ungkapnya. “Buku-buku itu tumbuh menjadi cerita, kebiasaan, harapan, dan perubahan," tambah dia.

Di Surabaya, BBW ingin merayakan membaca sebagai pengalaman hidup yang lebih dekat dan membahagiakan. Komitmen itu diwujudkan dengan berbagai aktivasi interaktif: Book Haul Contest berhadiah harian, program nostalgia Memori BBW Ku: A Decade of BBW in Indonesia, hingga program belanja buku berhadiah.

Untuk diketahui, BBW Surabaya 2026 berlangsung mulai 29 Januari hingga 8 Februari 2026, pukul 10.00–22.00 WIB, dengan bebas biaya masuk. Surabaya menjadi kota pembuka dari rangkaian BBW Indonesia di 14 kota sepanjang 2026.

Share
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Misi Dagang Jatim-Jateng, Transaksi Capai Rp3,152 Triliun

30 Jan 2026, 11:06 WIBNews