Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pria di Surabaya Lompat ke Sungai Jagir Usai Bacok Orang

Kota Surabaya
1 min read
Pria di Surabaya Lompat ke Sungai Jagir Usai Bacok Orang
Proses pencarian korban tenggelam di Jagir. (Dok. Istimewa)
  • Seorang pria berinisial R, 24 tahun, diduga menceburkan diri ke Sungai Jagir, Wonokromo, Surabaya, setelah terlibat aksi pembacokan pada Kamis malam.

  • BPBD Surabaya awalnya menerima laporan perselisihan di Jembatan Nginden yang menyebabkan dua orang terluka dan dibawa ke Rumah Sakit Eka Candrarini.

  • Korban belum ditemukan setelah penyisiran hingga pagi; pencarian dilanjutkan memakai dua perahu dengan melibatkan BPBD, DPKP, Basarnas, dan relawan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Seorang pria menceburkan diri ke sungai Jagir, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya diduga usai terlibat aksi pembacokan, Kamis (29/10/2026) malam. Kini, pria tersebut masih dalam pencarian, Jumat (30/10/2026).

Korban adalah R berusia 24 tahun. Memiliki ciri-ciri kulit putih, rambut cepak, tinggi, memakai celana hitam.

Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Arif Sunandar mengatakan, awalnya pihaknya menerima laporan adanya sejumlah orang yang terluka di atas Jembatan Nginden. Diduga, mereka terlibat perselisihan.

"Teman-teman sampai di lokasi ternyata betul ada dua korban kemudian ditangani dibawa ke rumah sakit Eka Candrarini," ujarnya.

Selain itu, ia juga mendapat laporan bahwa ada satu orang yang dilaporkan melompat ke sungai. Pihaknya kemudian bergerak untuk melakukan pencarian.

"Sehingga saat itu juga menurunkan perahu karet dilakukan penyisiran sampai pagi korban belum ditemukan,"

Pencarian kemudian dilanjutkan hari ini. Pencarian dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Basarnas dan sejumlah relawan.

"Pagi ini kita teknik penyisiran di permukaan menggunakan dua perahu kita turunkan," pungkas dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More