Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hujan Angin Disertai Es Terjang Ngawi dan Magetan

Kab. Ngawi
3 min read
Hujan Angin Disertai Es Terjang Ngawi dan Magetan
Hujan angin disertai es, terjang sejumlah wilayah di Ngawi. (IDN Times/Istimewa)
  • Hujan deras disertai angin kencang dan butiran es menerjang sejumlah wilayah Ngawi serta Magetan pada Kamis sore, memicu kepanikan warga dan pohon tumbang.
  • Di Ngawi, cuaca ekstrem merusak atap rumah, tenda hajatan, serta pasar malam; pohon tumbang juga menutup jalan dan dibersihkan petugas gabungan.
  • Di Kecamatan Kartoharjo, Magetan, lima desa terdampak kerusakan rumah, Puskesmas, gapura, dan tenda hajatan; tidak ada korban jiwa, sementara kerugian masih didata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ngawi, IDN Times – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi dan Magetan, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) sore. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan rumah warga, pohon tumbang, hingga merobohkan tenda hajatan dan pasar malam. Di Ngawi, hujan bahkan dilaporkan disertai butiran es.

  1. 1. Hujan es dan angin kencang bikin warga Ngawi panik

    Idntimes.com
    Hujan angin disertai es, terjang sejumlah wilayah di Ngawi. (IDN Times/Istimewa)

    Cuaca ekstrem menerjang sejumlah desa di empat kecamatan di Kabupaten Ngawi. Di Desa Purwosari, Kecamatan Kwadungan, angin kencang membuat genting rumah warga berjatuhan.

    Rekaman video warga memperlihatkan situasi saat angin menerjang permukiman. Warga terdengar berdoa dan mengumandangkan azan ketika cuaca memburuk.

    Hujan deras yang mengguyur Desa Purwosari juga dilaporkan disertai butiran es.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ngawi, Prila Yudha Putra, mengatakan hujan lebat disertai es dan angin kencang menyebabkan banyak pohon tumbang di empat kecamatan.

    “Sore terjadi hujan lebat disertai es dan angin kencang, membuat banyak pohon tumbang di empat kecamatan,” katanya.

  2. 2. Pohon tumbang tutup jalan, rumah dan tenda pasar malam rusak

    Idntimes.com
    Hujan angin disertai es, terjang sejumlah wilayah di Ngawi. (IDN Times/Istimewa)

    Dampak angin kencang juga dirasakan warga Desa Gandri, Kecamatan Pangkur. Tenda hajatan warga rusak diterjang angin, sedangkan bagian dapur sebuah rumah mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang.

    Di Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati, atap rumah warga bahkan terlepas dan terbawa angin hingga ke area persawahan.

    Sementara itu, sejumlah pohon tumbang di kawasan Kota Ngawi menutup akses jalan warga. Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD dikerahkan untuk membersihkan material pohon yang menghalangi jalan.

    Angin kencang juga memporak-porandakan tenda pasar malam di Lapangan Desa Pangkur. Para pedagang terpaksa memunguti barang dagangan yang berserakan.

    Joko Suyanto, salah seorang pedagang di pinggir jalan, mengatakan angin datang dari berbagai arah dan menerjang warung di sekitar lokasi.

    “Angin datang ke sana kemari terus menerjang warung, banyak pohon tumbang,” ujarnya.

    Hingga malam hari, petugas masih melakukan pembersihan pohon tumbang di sejumlah lokasi yang mengganggu akses jalan.

  3. 3. Lima desa di Magetan terdampak, rumah hingga Puskesmas rusak

    Idntimes.com
    Hujan angin terjang 5 desa di wilayah kecamatan Kartoharjo Magetan. (IDN Times/Riyanto)

    Cuaca ekstrem juga menerjang Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, sekitar pukul 15.30 hingga 16.15 WIB. Dampaknya dirasakan warga di lima desa, yakni Bayemtaman, Jeruk, Jajar, Kartoharjo, dan Ngelang.

    Camat Kartoharjo, Setya Widayaka, mengatakan hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang, gapura roboh, serta kerusakan atap dan genting rumah warga. Bangunan Puskesmas di wilayah tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan.

    “Betul, hujan lebat disertai angin kencang di seluruh wilayah Kecamatan Kartoharjo yang mengakibatkan pohon tumbang, gapura roboh, serta atap dan genting beberapa rumah warga maupun Puskesmas mengalami kerusakan,” ujarnya.

    Di Desa Jajar, sebuah tenda hajatan untuk acara pernikahan turut roboh diterjang angin.

    Meski menyebabkan kerusakan pada rumah dan fasilitas umum, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Namun, jumlah pasti bangunan terdampak dan kerugian material masih dalam pendataan.

    BPBD Magetan bersama unsur terkait dan masyarakat masih melakukan asesmen di lokasi terdampak. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras disertai angin kencang, terutama ketika berada di dekat pohon besar, bangunan yang rentan roboh, dan jaringan listrik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More