Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20251016-WA0008.jpg
Kondisi Bandara Juanda dari udara. Dok. Humas Bandara Juanda.

Intinya sih...

  • Pesawat latih tergelincir di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

  • Runway bandara ditutup selama 1 jam untuk evakuasi pesawat dan pemeriksaan menyeluruh.

  • 9 penerbangan dialihkan ke bandara lain, namun setelah proses evakuasi selesai, runway dibuka kembali dan operasional penerbangan normal.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sidoarjo, IDN Times - Pesawat latih tergelincir di Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (30/1/2026). Pesawat tersebut tergelincir di area landasan pacu (runway).

General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, membenarkan kejadian tersebut. Akibat insiden itu, landasan pacu bandara sempat ditutup selama satu jam.

“Sebagai langkah keselamatan dan keamanan penerbangan, landasan pacu Bandar Udara Internasional Juanda sempat ditutup selama kurang lebih satu jam untuk proses evakuasi pesawat serta inspeksi menyeluruh pada landasan pacu guna memastikan tidak terdapat benda asing (foreign object debris/FOD) maupun potensi risiko lain yang dapat mengganggu operasional penerbangan,” ungkapnya.

Dampak dari penutupan sementara tersebut, terdapat sembilan penerbangan yang melakukan pengalihan (divert) ke bandara lain. Pihak Bandar Udara Internasional Juanda telah berkoordinasi secara intensif dengan maskapai terkait guna memastikan penanganan penumpang serta operasional penerbangan tetap berjalan dengan baik.

“Setelah seluruh proses evakuasi dan pemeriksaan selesai dilakukan serta dinyatakan aman, landasan pacu saat ini telah dibuka kembali dan operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional Juanda kembali berjalan normal,” jelasnya.

Bandar Udara Internasional Juanda terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait serta memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa bandara dan pihak terkait atas ketidaknyamanan yang terjadi, serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama seluruh pihak,” tutupnya.

Editorial Team