Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pertamina Klaim Distribusi BBM di Jatim Normal
Gambaran SPBU. (IDN Times/Istimewa)
  • Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menyatakan distribusi BBM di Jawa Timur normal; SPBU dengan stok menipis sedang menunggu pengiriman sesuai jadwal, sementara antrean disebut masih wajar.

  • Sorotan antrean di sejumlah SPBU mendorong Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil meminta kepastian pasokan, terutama Biosolar dan Pertalite, kepada Kementerian ESDM.

  • Pemerintah mempercepat distribusi melalui tambahan pasokan kapal, 21 mobil tangki spot charter, dan operasional depo 24 jam, sambil memastikan stok tersedia hingga SPBU.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
beberapa hari terakhir

Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Jawa Timur menjadi sorotan. Kondisi ini mendorong Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak meminta kepastian pasokan BBM kepada Kementerian ESDM.

Selasa (20/10/2026)

Pemerintah menyampaikan percepatan distribusi BBM dalam pertemuan di Jakarta. Langkahnya mencakup tambahan pasokan kapal, 21 mobil tangki spot charter, dan operasional depo 24 jam.

Rabu (21/10/2026)

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan distribusi BBM di Jawa Timur normal tanpa kendala. Antrean di SPBU disebut masih wajar dan berada di dalam area SPBU.

Saat ini

SPBU yang dilaporkan kritis atau memiliki stok menipis disebut sedang menunggu pengiriman BBM sesuai jadwal distribusi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan distribusi BBM di Jawa Timur normal. SPBU dengan stok menipis sedang menunggu pengiriman sesuai jadwal.
  • Who?
    PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Kementerian ESDM, BPH Migas, dan Pertamina terlibat dalam penanganan pasokan.
  • Where?
    Distribusi berlangsung di SPBU dan depo BBM di Jawa Timur. Pembahasan percepatan pasokan dilakukan di Kementerian ESDM, Jakarta.
  • When?
    Ahad Rahedi menyampaikan kondisi distribusi pada Rabu, 21 Oktober 2026. Khofifah dan Emil bertemu Sekjen Kementerian ESDM pada Selasa, 20 Oktober 2026.
  • Why?
    Langkah percepatan dilakukan setelah antrean kendaraan muncul di sejumlah SPBU Jawa Timur dan terdapat kurang dari 10 persen SPBU yang dilaporkan dalam kondisi kritis.
  • How?
    Pasokan dipercepat melalui kapal ke sejumlah depo, tambahan 21 mobil tangki dengan skema spot charter, pengoperasian depo 24 jam, serta koordinasi Kementerian ESDM, BPH Migas, dan Pertamina.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pertamina bilang bensin dan solar di Jawa Timur masih dibagi seperti biasa. Ada beberapa pom bensin yang stoknya sedikit dan sedang menunggu kiriman. Kadang ada antrean mobil, tapi katanya masih wajar. Bu Khofifah dan Pak Emil meminta pemerintah membantu supaya Biosolar dan Pertalite cepat sampai ke pom bensin. Sekarang ada kapal, mobil tangki, dan depo buka 24 jam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Koordinasi antara pemerintah daerah, Kementerian ESDM, BPH Migas, dan Pertamina menunjukkan adanya perhatian bersama untuk menjaga pasokan BBM hingga tingkat SPBU. Dengan distribusi yang tetap berjalan, pengiriman terjadwal bagi SPBU berstok menipis, tambahan mobil tangki, serta operasional depo 24 jam, kebutuhan transportasi, logistik, dan perikanan mendapat dukungan yang lebih terjaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur (Jatim) berjalan normal tanpa kendala. Pertamina menyebut, SPBU yang sebelumnya dilaporkan dalam kondisi kritis atau memiliki stok menipis sedang menunggu pengiriman BBM sesuai jadwal.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan distribusi BBM ke SPBU tetap berlangsung normal. Jika ditemukan antrean kendaraan, menurutnya, antrean tersebut masih dalam batas wajar dan berada di dalam area SPBU.

“Distribusi normal tanpa kendala. Kalau pun ada antrean, antrean wajar di dalam area SPBU,” ujar Ahad kepada IDN Times, Rabu (21/10/2026).

Pernyataan ini disampaikan menyusul sorotan terhadap antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Jatim dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut sebelumnya mendorong Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak mendatangi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meminta kepastian pasokan dan kelancaran distribusi BBM, terutama Biosolar dan Pertalite.

Terkait pernyataan Emil mengenai kurang dari 10 persen SPBU di Jatim yang berada dalam kondisi kritis, Ahad menjelaskan bahwa SPBU tersebut sedang menunggu pengiriman produk sesuai jadwal distribusi.

“Posisi SPBU yang disampaikan sedang menunggu pengiriman terjadwal. Saat ini produk sedang menunggu pengiriman terjadwal,” jelasnya.

Sebelumnya, Khofifah meminta pemerintah pusat dan Pertamina memastikan ketersediaan BBM hingga ke tingkat SPBU, bukan hanya di terminal BBM atau depo. Menurutnya, kelancaran distribusi penting untuk menjamin kebutuhan masyarakat, terutama terhadap Biosolar yang menunjang aktivitas transportasi, logistik, hingga sektor perikanan.

Dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika di Jakarta, Selasa (20/10/2026), pemerintah menyampaikan sejumlah langkah percepatan distribusi. Upaya tersebut meliputi penambahan pasokan melalui kapal ke sejumlah depo di Jatim, pengerahan 21 unit mobil tangki tambahan melalui skema spot charter, serta penambahan jam operasional depo menjadi 24 jam.

Kementerian ESDM juga menyatakan telah berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Pertamina untuk memastikan stok BBM memadai hingga di masing-masing SPBU.

Curated For You

Editorial Team

Related Article