Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persebaya Petakan Kekuatan Persija, Ini Pemain yang Diwaspadai
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares dalam sesi latihan Persebaya. Instagram @officialpersebaya.
  • Pelatih Bernardo Tavares mulai memetakan kekuatan Persija jelang laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dengan fokus pada pemain kunci seperti Allano Lima dan Gustavo Santos.
  • Tavares menilai fleksibilitas taktik Persija menjadi tantangan karena mampu berganti formasi dan melibatkan banyak pemain dalam serangan dari berbagai sektor lapangan.
  • Meskipun mewaspadai lawan, Tavares menegaskan fokus utama Persebaya tetap pada kesiapan internal serta menyiapkan beberapa rencana permainan menghadapi kemungkinan situasi berbeda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Pelatih Bernardo Tavares mulai memetakan kekuatan Persija Jakarta jelang duel panas kontra Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026). Sejumlah pemain kunci Macan Kemayoran menjadi perhatian khusus dalam persiapan Bajul Ijo.

Tavares menyoroti kualitas lini serang Persija yang dinilai memiliki banyak opsi berbahaya. Dua nama yang paling diwaspadai adalah winger Allano Lima dan striker Gustavo Santos yang dikenal agresif dalam membantu serangan.

“Mereka tim yang bagus, punya banyak pemain. Saat menyerang, mereka bisa melibatkan banyak pemain, termasuk dari sektor sayap,” ujar Tavares.

Menurutnya, fleksibilitas permainan Persija menjadi tantangan tersendiri. Selain memiliki pemain sayap yang aktif, tim ibu kota itu juga mampu berganti skema, baik dengan empat bek maupun lima bek, sehingga sulit diprediksi.

Meski demikian, Tavares menegaskan tidak ingin timnya terlalu fokus pada kekuatan lawan. Ia memilih menjaga fokus pada kesiapan internal Persebaya, termasuk menyiapkan berbagai skenario permainan. “Kami harus siap dengan rencana B, C, dan D. Semua tergantung kondisi pertandingan nanti,” tegasnya.

Persebaya datang dengan modal positif usai menang 1-0 atas Persita, sementara Persija justru dalam tekanan setelah kalah 1-3 dari Bhayangkara FC. Namun, Tavares menilai situasi itu justru bisa membuat Persija tampil lebih berbahaya.

“Tidak ada tim yang suka kalah. Mereka pasti ingin bangkit,” pungkasnya.

Editorial Team