Sidoarjo, IDN Times - Polisi terus menggali keterangan saksi untuk membongkar dugaan pembunuhan perempuan berinisial EK (26) di kamar kos, Dusun Buntut, Desa Mojoruntut, Kecataman Krembung, Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu (24/12/2022) malam. Terbaru, polisi mengantongi keterangan kekasih korban berinisial AS (42). AS mengaku sempat menemani EK yang menyediakan layanan prostitusi kepada seorang pelanggan. AS berada di tempat lain sambil menunggu sang kekasih melayani tamu.
Kejadian bermula dari korban EK yang menerima terduga pelaku di kamar kosnya setelah berkenalan via daring atau online pada pukul 20.37 WIB. Berdasarkan keterangan AS kepada polisi, korban yang merupakan warga Krembangan Surabaya itu memang memberi layanan prostitusi.
Sekitar setengah jam berjalan, AS pun gelisah karena tamu yang masuk ke dalam kamar EK tak kunjung keluar. AS mengirim pesan ke EK sekitar pukul 21.05 WIB. "Kok suwe (kok lama)," tulis AS. Pesan itu dibalas melalui ponsel EK. "Nambah durasi," jawabnya singkat.
Setengah jam kemudian, tepatnya pukul 21.30 WIB, AS kembali mengirim pesan kepada EK. Tapi pesan tersebut tidak dibalas. AS mencari tahu dengan membuka kamar kos EK. Dia pun terkejut menemukan kekasihnya tergeletak di dalam kamar mandi dengan keadaan tanpa busana.
"Kedua tangan dan kedua tali diikat dengan tali rafia. Bagian muka korban dibekap dengan handuk warna biru serta dibagian leher diduga terdapat luka bekas cekikan," kata Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono tertulis, Senin (26/12/2022).
Seketika itu juga, AS langsung melapor kepada pemilik kos berinisial SDS. Keduanya mengecek keadaan EK ternyata masih hidup. Selanjutnya, korban dibasa ke Puskesmas Krembung. Sesampainya di Puskesmas, korban justru disarankan untuk dibawa ke UGD rumah sakit karena kondisinya yang kritis.
"Menurut keterangan petugas medis sekira pukul 22.15 WIB, korban dinyatakan meninggal," kata Tri Novi.
.jpg)