Tulungagung, IDN Times - Pemkab Tulungagung dipastikan kehilangan Pendapatan Asli Darah (PAD) sebanyak Rp3,8 miliar per bulan. Hal tersebut disebabkan karena mereka memutuskan untuk menghapus pajak dari sektor hotel dan restoran sampai pandemi corona berakhir.
Sektor tersebut selama ini menduduki peringkat keempat penyumbang PAD terbesar untuk Kabupaten Tulungagung. Adanya kebijakan physical distancing dan pembatasan aktivitas di luar rumah membuat sektor ini benar-benar merasakan imbasnya.
