Pelatihan Offline Prakerja di Surabaya Digelar Usai COVID-19

Surabaya, IDN Times - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur (Jatim) Himawan Estu membenarkan bahwa ada pelatihan offline prakerja di Surabaya. Pelatihan ini diperuntukan bagi pendaftar program Kartu Prakerja yang lolos.
1. Pelatihan offline digelar setelah COVID-19

Akan tetapi, pelatihan prakerja ini tidak semata-mata digelar dalam waktu dekat. Himawan memastikan bahwa pelaksanaanya diundur setelah pagebluk virus corona atau COVID-19.
"Pelatihan kita itu kan, kalau offline memang ada. Setelah COVID-19 selesai. Gak mungkin offline dalam masa COVID-19, bagaimana distancing-nya," ujar dia saat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (15/4).
2. Diprioritaskan untuk korban PHK

Bahkan, lanjut Himawan, pelatihan prakerja termasuk ke dalam program Disnakertrans Jatim tahun ini. Pelatihan ini sebagai upaya perbaikan ekonomi. Mengingat jumlah PHK terhadap pekerja meningkat drastis di tengah merebaknya pagebluk corona. Sehingga yang akan diprioritaskan ialah para korban PHK.
"Begitu COVID-19 selesai, ada recovery ekonomi. Setelah pelatihan kemudian namanya training need analysis (TNA). Melihat kebutuhan pelatihannya. Lihat pasar baru, trennya ke mana," katanya.
"Lalu kita buatkan pelatihan singkat (lagi), untuk membekali masuk industri baru. Barangkali berubah kondisinya," dia menambahkan.
3. Menyediakan juga pelatihan online

Selain offline, pelatihan prakerja juga digelar secara online. Khusus untuk pelatihan yang satu ini, akan dibimbing oleh pihak ketiga melalui platform digital. Peserta pelatihan juga berhak memilih sendiri apa yang diminatinya.
"Secara manual, online milih sendiri. Kemudian lewat platform. Begitu diterima (dapat kartu prakerja), pelatihan dimulai," ucap dia.
4. Saat ini masih tahap seleksi peserta

Saat ini, program Kartu Prakerja masih dalam tahap pendaftaran. Sehingga semua yang daftar masih berstatus calon penerima prakerja. Sebab untuk mendapatkan kartu ini juga melalui seleksi ketat dari pihak pemerintah daerah hingga pusat.
"Data muncul setelah pengumuman Jumat besok yang diterima. Tahap pertama sudah selesai. Tahap kedua Senin ada lagi," kata Himawan.



















