Pelajar Jadi Korban Pembacokan saat Patrol Sahur di Driyorejo

- Seorang pelajar di Driyorejo, Gresik, menjadi korban pembacokan saat ikut patroli sahur dini hari oleh sekelompok pemuda bermotor yang membawa senjata tajam.
- Insiden terjadi sekitar pukul 02.45 WIB di sekitar SPBU Legundi ketika rombongan pelaku menyerang warga setelah sempat melintas dan berbalik arah.
- Pihak kepolisian membenarkan laporan tersebut dan masih menyelidiki kasusnya untuk memastikan identitas serta motif para pelaku penyerangan.
Gresik, IDN Times - Aksi brutal terjadi saat warga menjalankan tradisi membangunkan sahur di Jalan Legundi, Krikilan, Driyorejo, Gresik, Minggu (22/2/2026) dini hari. Seorang pelajar menjadi korban pembacokan setelah diserang sekelompok pemuda bermotor yang diduga anggota gangster.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.45 WIB. Saat itu korban bersama sejumlah rekannya tengah melakukan patroli sahur untuk membangunkan warga sekitar. Namun suasana mendadak mencekam ketika sekitar 10 orang pemuda berboncengan sepeda motor melintas dari arah Driyorejo menuju Krikilan dengan membawa senjata tajam. Tak lama kemudian, rombongan tersebut berbalik arah dan langsung menyerang warga yang berada di sekitar SPBU Legundi.
Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram membenarkan adanya laporan korban pembacokan. Namun pihaknya belum memastikan apakah pelaku merupakan anggota gangster.
“Belum tahu gangster atau bukan. Korban sudah laporan ke Polres karena masih di bawah umur,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan tengah melakukan penyelidikan. “Masih penyelidikan dan pemeriksaan,” tegasnya.


















