Surabaya, IDN Times - Gerakan bersih-bersih lingkungan digelar DPD Partai Gerindra Jawa Timur (Jatim) secara serentak di 38 kabupaten/kota. Aksi bertajuk Indonesia Asri itu mencakup pembersihan sungai, sampah di lingkungan warga, selokan, hingga pencopotan baliho yang mengganggu kebersihan. Kegiatan ini juga diisi dengan penanaman mangrove dan pembagian bibit ikan lele untuk dibudidayakan masyarakat.
Bendahara DPD Gerindra Jatim, Ferdians Reza Alvisa mengatakan, seluruh 38 DPC Gerindra di kabupaten/kota telah melaksanakan kegiatan. “Alhamdulillah, giat Indonesia Asri pada Sabtu (17/10/2026) telah dilakukan secara serentak di 38 DPC Gerindra se-Jatim,” ujarnya Minggu (18/10/2026).
Alvis menjelaskan, kegiatan menyasar persoalan kebersihan yang dijumpai di lingkungan masyarakat. Pembersihan selokan menjadi salah satu fokus menjelang musim hujan, ketika saluran air yang tersumbat sampah berpotensi menghambat aliran air.
Selain membersihkan sungai dan area permukiman, kader Gerindra juga membersihkan baliho yang dinilai mengganggu lingkungan. Di sejumlah lokasi, kegiatan dilengkapi penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya pelestarian kawasan pesisir.
Gerindra Jatim juga membagikan bibit ikan lele kepada masyarakat untuk dibudidayakan. Program ini diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan sumber daya yang bisa dikembangkan di tingkat warga.
Alvis menegaskan, aksi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari. Menurut dia, pesan Ketua DPD Gerindra Jatim adalah agar gerakan pelestarian lingkungan dilakukan secara konsisten dan menjadi kebiasaan di tengah masyarakat.
“Gerakan pelestarian lingkungan ini bukan sekadar aksi seremonial. Menjaga kelestarian alam dan sumber kehidupan seperti air merupakan bagian dari menjaga kehidupan,” tegasnya.
Di luar kegiatan lingkungan, Gerindra Jatim menyatakan dukungan terhadap sejumlah program strategis pemerintah pusat, termasuk ketahanan pangan, energi, layanan kesehatan gratis, serta perbaikan sarana pendidikan di daerah.
