Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Nenek 80 Tahun di Situbondo Ditemukan Tewas Mengenaskan
ilustrasi garis polisi (IDN Times/Mardya Shakti)

Situbondo, IDN Times – Sumini, nenek berusia 80 tahun warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo ditemukan tak bernyawa. Nenek tersebut ditemukan di rumah anak keempatnya, Juni Sukartini pada Kamis (10/08/2023). Pada mayat ditemukan sebuah luka sayatan di leher. Diduga, nenek tersebut menjadi korban pembunuhan.

1. Peristiwa terjadi tengah malam

ilustrasi malam hari (Foto: Freepik)

Endang (60) anak korban yang ke 6, mengaku terkejut saat mendapat telepon dari kakaknya soal peristiwa yang menimpa ibunya. Ia dikabari bahwa ibunya sudah tidak bernyawa dalam kondisi yang mengenaskan. Menurut pengakuan Endang, peristiwa tragis yang menimpa ibunya terjadi sekitar pukul 23:00 WIB pada malam sebelumnya, Rabu (9/8).

"Kemungkinan kejadian jam 23.00 WIB, soalnya saya ditelepon kakak saya jam 23.30 WIB," ungkapnya.

2. Dibunuh maling?

Ilustrasi Maling (IDN Times/Mardya Shakti)

Endang bercerita, di malam nahas tersebut ibunya sedang tidur bersama Juni Sukartini salam satu kamar. Namun, keduanya tidak tidur dalam satu ranjang. Saat itu, Sukartini sempat mendengar suara rintihan dari sang ibu. Sukartini kemudian beranjak bangun dan mencoba menyalakan lampu kamar. Ia tiba-tiba ditabrak oleh seseorang yang ternyata ada di dalam kamarnya. Namun, Ia tak sempat mengejarnya karena orang tersebut bergegas melarikan diri.

"Ibu sempat teriak seperti tercekik, lalu kakak saya bangun untuk menghidupkan lampu, secara bersamaan pelaku sempat menyenggol kakak saya. Saat lampu hidup kakak saya sudah melihat ibu berlumuran darah pada bagian leher," jelas Endang

3. Nyawa si nenek tak tertolong

Ilustrasi mayat. (IDN Times/Mia Amalia)

Setelah lampu dinyalakan, Sukartini mengaku kaget melihat korban sudah berlumuran darah dengan luka sayatan dibagian leher. Saat itu juga, Ia langsung lari meminta bantuan terhadap anaknya dan warga sekitar. Warga yang berdatangan kemudian membawa si nenek ke rumah sakit, namun nyawanya sudah tak tertolong.

"Saat lampu hidup kakak saya sudah melihat ibu berlumuran darah pada bagian leher, Langsung dibawa ke rumah sakit sama anak kakak saya, tapi ternyata sudah meninggal," ungkapnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article