Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Longsor Tutup Jalan, Puluhan Warga Trenggalek Terisolir

Longsor Tutup Jalan, Puluhan Warga Trenggalek Terisolir
Warga berusaha melewati material longsor. IDN Times/istimewa
Share Article

Trenggalek, IDN Times - Longsor yang terjadi di Dusun Sumbermadu, Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek menutup akses jalan desa. Akibatnya puluhan warga sempat terisolir. Petugas harus menggunakan alat berat untuk membersihkan material longsor tersebut. Intensitas hujan tinggi menyebabkan tebing longsor.

1. Pembersihan menunggu alat berat

Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor. IDN Times/ istimewa
Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor. IDN Times/ istimewa

Kepala Desa Pucanganak, Hadi Sumanto mengatakan longsor ini terjadi pada Minggu (15/12/2024) malam. Namun membutuhkan waktu lama untuk membersihkan material longsor. Mereka harus menunggu alat berat datang untuk membantu proses pembersihan. Pemerintah desa telah membuat laporan kepada pihak terkait untuk melakukan evakuasi material longsor. "Kami juga telah mengajukan ke BPBD Trenggalek untuk menerjunkan alat berat," ujarnya, Jumat (20/12/2024).

2. Sebabkan akses jalan utama rusak

Warga berusaha melewati material longsor. IDN Times/istimewa
Warga berusaha melewati material longsor. IDN Times/istimewa

Tebing setinggi 10 meter longsor dan menutup jalan warga. Longsor ini menyebabkan sebanyak 25 KK terisolir dan tidak dapat keluar kampung. Longsor juga menyebabkan jalan desa mengalami kerusakan. Sehingga harus ada perbaikan jalan agar masyarakat mudah beraktivitas. "Longsor juga menyebabkan jalan rusak, dan perlu ada perbaikan jalan," ungkapnya.

3. Imbau warga berhati hati di musim hujan

Akses jalan utama yang tertutup material longsor. IDN Times/ istimewa
Akses jalan utama yang tertutup material longsor. IDN Times/ istimewa

Saat ini proses pembersihan material longsor telah selesai dilakukan. Akses jalan telah terbuka. Namun warga diminta berhati-hati saat melewatinya. Hadi mengimbau kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu. "Di musim penghujan ini, warga harus lebih hati-hati terhadap potensi bencana alam," pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Bramanta Pamungkas
EditorBramanta Pamungkas

Latest News Jawa Timur

See More

Pelabuhan Ketapang Langganan Macet, Kapal 2000 GT Disiapkan

31 Mei 2026, 13:29 WIBNews