Kuli Korban Pembacokan di Wonokusumo Surabaya Sempat Terlibat Cekcok

- Seorang pria berinisial H (37) ditemukan tewas dengan luka bacok di Jalan Wonokusumo Jaya, Semampir, Surabaya pada Rabu (29/4/2026).
- Sebelum tewas, korban yang bekerja sebagai kuli bangunan diduga sempat terlibat cekcok dengan seseorang saat melintas di lokasi kejadian.
- Pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut.
Surabaya, IDN Times - Seorang pria berinisial H (37) ditemukan tewas dengan luka bacok di Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, Surabaya, Rabu (29/4/2026). Sebelum ditemukan tewas, korban diduga sempat terlibat percekcokan.
Kakak korban, Holimah (42) mengatakan, adiknya adalah seorang kuli bangunan. Dua bulan terakhir, H bekerja membangun rumah Holimah.
Sepengetahuannya, selama ini korban tak pernah memiliki masalah apapun dengan siapapun. Terlebih, adiknya itu baru dua tinggal di Surabaya setelah sebelumnya berada di Madura.
"Enggak, enggak pernah cerita, gak cerita apa-apa itu. Wong meneng kene tok gak nang ndi nang ndi (diam di sini terus, gak pernah kemana-mana)," ujarnya.
Kabar tewasnya H begitu mengejutkan Holimah. Sebab sebelum peristiwa pembacokan terjadi, H pamit pergi bekerja.
"Iya tadi ada orang nyusul ke sini. Tak sangka ketabrak sepur ambek aku (saya kira H ketabrak kereta api)," ungkap Holimah.
Berdasarkan cerita yang dia terima dari warga sekitar di lokasi, adiknya sedang lewat. Kemudian mengucapkan permisi, tetapi tiba-tiba terlibat cekcok.
"Enggak ngerti pisan, jarene sih liwat (katanya sih lewat), Amit mas ngene, langsung ngene jarene, lapo mas kok sampeyan nggepuk aku (permisi mas gitu, langsung begini katanya, kenapa mas kok memupukul saya)," terangnya.
Diduga, setelah cekcok, H dibacok oleh seseorang. Akibatnya, darah di tubuh H bercucuran. Pria itu tewas di tempat.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto membenarkan adanya pembacokan ini. "Iya benar," ujarnya singkat.


















