Lagi, Insiden Pembacokan Terjadi di Surabaya

- Insiden pembacokan kembali terjadi di Surabaya, tepatnya di Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir pada Rabu (28/4/2026), menimpa seorang pria berinisial H berusia 37 tahun.
- Korban H yang bekerja sebagai kuli bangunan ditemukan bersimbah darah di tengah gang saat hendak berangkat kerja membantu saudaranya membangun rumah di Sidotopo.
- Pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Suroto, membenarkan kejadian tersebut namun penyebab pasti insiden masih belum diketahui oleh warga sekitar.
Surabaya, IDN Times - Belum genap satu minggu peristiwa pembacokan di Jalan Pragoto, Siwalankerto, Surabaya, yang terjadi pada Kamis (23/4/2025) lalu, peristiwa pembacokan kembali terjadi. Kali ini, insiden berdarah itu terjadi di Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, Surabaya, Rabu (28/4/2026).
Korban adalah H (37) yang diduga merupakan kuli bangunan. H ditemukan tewas bersimbah darah di tengah jalanan gang.
Salah satu warga, Ahmad Halil mengatakan, ia mengetahui H tiba -tiba tergeletak di tengah jalan usai mendengar adanya teriakan. "Saya tahunya sudah tergeletak," ujar dia.
Selama ini, H bekerjasama sebagai kuli bangunan. Pembunuhan terjadi diduga saat H hendak bekerja di rumah saudaranya.
"Mau kerja ke tempat pembangunan rumah. Jadi dia ini kuli. Bantu saudaranya bangun rumah di Sidotopo gang 8. Pembacokan itu saat mau berangkat kerja itu," sebutnya.
Halil menuturkan, H baru tinggal di Wonokusumo satu bulan. Meski begitu, Halil tak mengetahui pasti apa penyebab insiden pembacokan ini. "Sebelumnya dari sampang. Sebelum nya juga dari Malaysia dia ini TKI. Kalau sebab kurng tahu," kata dia.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Suroto membenarkan tragedi ini. "Iya benar," ujar Suroto singkat.


















