Kecelakaan di Bekasi, Enam Kereta Daop 8 Surabaya Batal Berangkat

- Kecelakaan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL.
- Akibat insiden tersebut, enam perjalanan kereta arah Surabaya dibatalkan oleh PT KAI Daop 8 Surabaya selama dua hari berturut-turut.
- Data terakhir mencatat tujuh korban meninggal dunia dan delapan puluh satu orang luka-luka yang masih menjalani perawatan.
Surabaya, IDN Times - Sebanyak enam perjalanan kereta api (KA) arah Surabaya batal berangkat imbas kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). (ereta yang mengalami pembatalan itu ada yang seharusnya berangkat pada Senin (27/4/2026) ada pula yang berangkat hari ini, Selasa (28/4/2026).
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, Setidaknya ada tiga KA yang seharunya berangkat pada Senin (27/4/2026) yang batal berangkat. Kemudian ada tiga KA juga yang batal berangkat pada Rabu (28/4/2026).
"Yang jelas yang batal berangkat setelah kereta api Agro Bromo Anggrek, setelahnya aman," ujar Mahendro, Selasa (28/4/2026).
Berikut tiga KA batal tanggal 27 April 2026:
1. KA 164 Gumarang relasi Pasarsenen - Surabaya Pasarturi
2. KA 92 - 93 Jayabaya relasi Pasarsenen - Malang
3. KA 30F Argo Anjasmoro relasi Gambir - Surabaya Pasarturi.
Sementara KA yang batal berangkat tanggal hari ini, Selasa (28/4/2026) ada sebanyak tiga KA. Berikut tiga KA tersebut:
1. KA 163 Gumarang relasi Surabaya Pasarturi - Pasarsenen
2. KA 94 - 91 Jayabaya relasi Malang - Pasarsenen
3. KA 29F Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi - Gambir
Untuk diketahui, kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi pada Senin (27/4/2026). Kecelakaan melibatkan KA Agro Bromo Anggrek dengan KRL.
Data terakhir per Selasa (28/4/2026) pukul 08.30 WIB, 7 orang korban meninggal dunia, 81 luka-luka dan menjalani perawatan.

















