Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pengawasan Pangan Impor Diperketat, Ini kata Bapanas

Pengawasan Pangan Impor Diperketat, Ini kata Bapanas
Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Brigjen Pol Hermawan saat melakukan supervisi di gudang PT Nusantara Agro Mandiri (PT NAM) di Gresik. (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Bapanas memperkuat pengawasan pangan impor untuk memastikan produk segar dari luar negeri aman dikonsumsi masyarakat Indonesia.
  • Fasilitas PT Nusantara Agro Mandiri di Gresik dinilai memenuhi standar keamanan pangan dan memiliki sertifikasi SPPB-PSAT.
  • Pihak PT NAM menyambut positif bimbingan teknis Bapanas yang membantu menjaga mutu serta legalitas produk seperti Kacang Hijau merek Gemini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Gresik, IDN Times - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan terus memperkuat kontrol terhadap komoditas pangan dari luar negeri. Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Brigjen Pol Hermawan, menyebut langkah ini sebagai bentuk penguatan sistem pengawasan nasional—dengan fokus memastikan produk segar impor aman sebelum dikonsumsi masyarakat.

“Kepatuhan terhadap standar ini adalah kunci. Kalau semuanya sesuai aturan, keamanan konsumsi masyarakat kita yang mencapai 286 juta jiwa ini baru bisa benar-benar terjamin,” ujarnya saat melakukan supervisi di gudang PT Nusantara Agro Mandiri (PT NAM) di Gresik.

Namun, pernyataan normatif soal “kepatuhan standar” kerap berbenturan dengan realitas pengawasan yang belum merata. Pertanyaan krusialnya: seberapa konsisten pengawasan ini dilakukan di seluruh rantai distribusi, bukan hanya di fasilitas yang sudah siap dan patuh?

Dalam kunjungan tersebut, fasilitas PT NAM dinilai telah memenuhi standar, termasuk mengantongi sertifikasi SPPB-PSAT. Gudang disebut memiliki sistem penyimpanan yang rapi dan bersih—indikator penting dalam menjaga mutu pangan.

“Kepastian nomor izin edar pada produk impor sangat krusial agar pelaku usaha di tingkat pedagang merasa aman dan terlindungi secara hukum,” tambah Hermawan.

Di sisi lain, pihak perusahaan menyambut positif pengawasan tersebut. Direktur PT NAM, Vinsen Njotosetiadi, menyebut bimbingan teknis dari Bapanas membantu menjaga kualitas produk. Ia mencontohkan produk kacang hijau merek Gemini yang diklaim telah melalui verifikasi ketat sebelum didistribusikan.

“Dengan dukungan regulasi ini, PT NAM menjamin produk yang keluar misalnya seperti Kacang Hijau merek Gemini—sudah melewati verifikasi ketat sehingga mitra distributor memiliki kepastian legalitas dan keamanan barang,” ungkap Vincent.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More