Surabaya, IDN Times - Pilkada Surabaya akan digelar pada 9 Desember 2020. Jelang kontestasi demokrasi lima tahunan itu, suhu politik di Kota Pahlawan mulai memanas. Beberapa kandidat calon pengganti Wali Kota Tri Rismaharini mulai bermunculan.
Sebelum memasuki babak baru memilih pemimpin di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur (Jatim), Wali Kota Surabaya periode 2002-2010, Bambang Dwi Hartono angkat bicara tentang sosok pemimpin yang dibutuhkan warganya. Dia menegaskan, untuk menjadi pemimpin Surabaya tidak harus banyak marah-marah.
"Jadi kalau memimpin orang Surabaya harus marah-marah, saya pikir salah," ujarnya, Minggu (2/8/2020).
