Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kecelakaan Tunggal di Donowati Surabaya, Pemotor Tewas

Kecelakaan Tunggal di Donowati Surabaya, Pemotor Tewas
ilustrasi kecelakaan motor (unsplash.com/Mehmet Talha Onuk)
Intinya Sih
  • Seorang pemotor berinisial BJP (58) meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Jalan Donowati, Sukomanunggal, Surabaya pada Minggu pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
  • Petugas gabungan BPBD dan kepolisian mengevakuasi korban yang ditemukan tewas di lokasi, lalu membawa jasadnya ke kamar jenazah RS Bhakti Dharma Husada Surabaya.
  • Polisi menyebut kecelakaan disebabkan kurang hati-hati dan konsentrasi pengendara, diperparah kondisi jalan tidak rata karena lubang penutup gorong-gorong di lajur kanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pemotor sekitar pukul 06.30 WIB. di Jalan Donowati, Sukomanunggal, Surabaya, Minggu (22/2/2026) Korban berinisial BJP (58), warga Asrama Koblen, Bubutan, Surabaya, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat petugas gabungan tiba di lokasi, korban masih tergeletak di pinggir jalan sebelum dievakuasi ke kantong jenazah. “Petugas tiba di lokasi mendapati korban masih tergeletak meninggal dunia. Petugas langsung melakukan penanganan awal dan pengamanan,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat. Jasad BJP kemudian dimasukkan ke kantong mayat dan dibawa menggunakan ambulans Dinas Sosial Surabaya menuju kamar jenazah Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada (BDH).

“Keluarga sudah bisa dihubungi dan langsung kami arahkan menuju kamar jenazah BDH,” tambah Linda.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi menjelaskan, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Supra L bernopol L 2694 EX dari arah barat ke timur.

“Sesampainya di TKP, diduga korban kurang hati-hati dan kurang konsentrasi sehingga tidak dapat menguasai kendaraannya. Kendaraan oleng ke kanan dan terjadilah kecelakaan tunggal,” jelasnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan. Selain itu, kondisi aspal di lajur kanan lokasi kejadian tidak rata karena terdapat lubang penutup gorong-gorong.

“Kami sudah melaksanakan olah TKP dan mengamankan identitas, surat-surat serta kendaraan yang terlibat kecelakaan di Kantor Unit Laka Lantas,” pungkas Suryadi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More