Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kebakaran Nyaris Hanguskan Wisata Akbar Zoo Banyuwangi
Damkar padamkan api di wisata Akbar Zoo Banyuwangi. (Istimewa)

Banyuwangi, IDN Times - Akbar Zoo, objek wisata keluarga di Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, dilaporkan mengalami kebakaran, Sabtu (7/10/2023). Sumber api yang muncul pertama kali di atap nyaris menghanguskan bangunan sebuah resto utama di lokasi tersebut.

1. Asap mengepul tinggi

Ilustrasi kebakaran. (IDN Times/ Agung Sedana)

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Damkar Banyuwangi, Salam Bikwanto, membenarkan terjadinya peristiwa kebakaran tersebut. Dia menyebut, kepulan asap pertama kali diketahui sekitar pukul 08.50 WIB yang berada di atap resto.

"Laporan yang kami terima sekitar pukul 08.0 WIB. Mendapati laporan dan melihat gambaran laporan, dua unit kendaraan bersama petugas langsung menuju lokasi," kata Salam kepada IDN Times.

2. Api sulit dijangkau pemadaman manual

Ilustrasi api. (IDN Times/ Agung Sedana)

Salam mengatakan, sebelum petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi, para pekerja di Akbar Zoo tidak dapat berbuat banyak. Sumber api yang sulit terjangkau membuat para pekerja kesulitan melakukan pemadaman secara manual.

"Petugas langsung melakukan pemadaman. Api baru padam sekira pukul sekira pukul 09.30 WIB," kata Salam.

3. Polisi masih selidiki penyebabnya

Ilustrasi pemeriksaan/penyelidikan. (IDN Times/ Agung Sedana)

Terkait penyebab kebakaran, Salam belum dapat menyimpulkan secara pasti. Dugaan sementara, api muncul karena adanya pemanasan di bagian atap ysng kemudian memicu korsleting. Untuk memastikan hal tersebut, pihak kepolisian yang datang masih melakukan olah TKP dan serangkaian penyelidikan.

Meskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa kebakaran tersebut sempat membuat pegawai dan pengunjung panik. Sementara untuk kerugian, pihak pengelola Akbar Zoo masih melakukan kalkulasi secara mendetil.

"Diduga kebakaran akibat atap yang mengalami pemanasan dan menyebabkan terjadinya percikan api. Untuk berapa potensi kerugian masih ditaksir oleh pengelola," cetusnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article