Kasus Perceraian di Surabaya Meningkat, Didominasi Pasangan Muda

Surabaya, IDN Times - Pengadilan Agama (PA) Surabaya di Jawa Timur menangani sebanyak 1.966 kasus perceraian selama periode Januari - April 2024. Dari jumlah tersebut, 1.396 perkara merupakan cerai gugat dan 570 adalah cerai talak.
Berbagai permasalahan menjadi dasar bagi pasangan suami istri (pasutri) di Kota Surabaya untuk bercerai, namun faktor ekonomi paling mendominasi.
1. Banyak pasangan muda cerai gugat

Humas Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Nur Khasan, mengatakan bahwa sebagian besar pengajuan perceraian berasal dari pasangan muda, dan mayoritas diajukan oleh pihak perempuan, sehingga disebut cerai gugat.
"Pasangan muda ini banyak yang mengajukan gugatan, karena memang banyak faktor yang menyebabkan mereka mengajukan cerai gugat," ujarnya pada Kamis (23/5/2024).
2. Faktor ekonomi yang jadi dasar

Banyaknya cerai gugat ini, kata Khasan, disebabkan oleh faktor ekonomi yang memicu pertengkaran. "Pertengkaran dalam rumah tangga pasti memiliki hulu dan hilir, di mana hulunya adalah masalah ekonomi yang menyebabkan pertengkaran terus menerus dalam rumah tangga, yang menjadi hilirnya," ujarnya.
Khasan menambahkan, faktor ekonomi ini bukan berarti tergugat pria tidak menafkahi. Namun, banyak penggugat merasa pemberian yang diberikan tergugat tidak mencukupi. "Jadi, faktor ini yang membuat angka cerai gugat tinggi," ucapnya.
"Terutama jika penghasilan istri lebih besar dari suaminya, seperti pasangan di mana istri bekerja sebagai TKW. Hal ini juga menjadi faktor ekonomi yang signifikan," ungkap Khasan.
3. Jumlah cerai gugat dan talak naik

Lebih lanjut, jumlah cerai gugat mencapai 1.396 perkara pada periode yang sama, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 1.282 perkara. Sementara itu, cerai talak dari Januari hingga April 2024 mencapai 570 perkara, naik dari 530 perkara pada tahun 2023.
"Cerai talak ini diajukan oleh pihak laki-laki yang merasa ada ketidakpuasan, seperti merasa tidak terlayani dengan baik, dan faktor ekonomi juga berperan," pungkasnya.

















