Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Karhutla di Gunung Semeru, Api Besar Muncul di Blok Ranu Kembang

Kab. Lumajang
Karhutla di Gunung Semeru, Api Besar Muncul di Blok Ranu Kembang
Para relawan tengah memadamkan Karhutla di kawasan Gunung Semeru. (Dok. TNBTS).
  • Karhutla terjadi di Blok Ranu Kembang, jalur pendakian Gunung Semeru, sejak 26 Agustus 2026. BB TNBTS menutup seluruh jalur pendakian hingga waktu yang belum ditentukan.
  • Penutupan dilakukan untuk mendukung pemadaman dan evakuasi pengunjung. Pendaki yang sudah membeli tiket dapat mengajukan refund atau reschedule setelah pendakian dibuka kembali.
  • Kebakaran tidak mengganggu jalur transportasi Malang-Lumajang, sementara kunjungan ke Ranu Regulo tetap diperbolehkan dengan aturan ketat untuk mencegah perluasan api.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Malang, IDN Times - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kali ini Karhutla dilaporkan terjadi di kawasan Blok Ranu Kembang sekitar jalur pendakian Gunung Semeru sejak Rabu (26/8/2026).

  1. 1. BB TNBTS menutup semua jalur pendakian Gunung Semeru

    Idntimes.com
    Pengumuman penutupan pendakian Gunung Semeru. (Dok. BB TNBTS)

    Kepala Balai Besar (BB) TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha membenarkan terjadinya Karhutla di kawasan Blok Ranu Kembang. Oleh karena itu, pihaknya langsung melakukan langkah cepat dengan menutup semua jalur pendakian Gunung Semeru sejak hari ini (26/8/2026) sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

    "Penutupan dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pengendalian dan pemadaman kebakaran. Kemudian evakuasi pengunjung yang masih berada di dalam kawasan dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan pengunjung," terangnya.

    Perlu diketahui, pendakian Gunung Semeru sampai saat ini belum bisa dilakukan sampai puncak Mahameru. Pendaki dibatasi melakukan pendakian sampai perkemahan Ranu Kumbolo saja.

  2. 2. Pendaki yang terlanjur melakukan pemesanan bisa mengajukan refund atau re-schedule

    Ilustrasi pendaki Gunung Semeru (pixabay.com/Ady_Fauzan)
    Ilustrasi pendaki Gunung Semeru (pixabay.com/Ady_Fauzan)

    Rudijanta meminta maaf kepada para pendaki yang terlanjur memesan tiket melalui website BB TNBTS. Oleh karena itu, para pendaki bisa mengajukan pengembalian biaya atau melakukan penjadwalan ulang. Meskipun demikian, ia tidak bisa memastikan kapan pendakian Gunung Semeru akan dibuka kembali.

    "Pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket masuk melalui sistem booking online, dapat mengajukan pengembalian biaya (refund) atau penjadwalan ulang (reschedule) setelah kegiatan pendakian kembali dibuka. Informasi mengenai ketentuan dan mekanisme refund maupun reschedule akan disampaikan pada kesempatan berikutnya," jelasnya.

  3. 3. Jalur transportasi Malang-Lumajang masih bisa dilalui

    Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
    Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

    Rudijanta juga menyampaikan jalau kebakaran ini tidak berdampak pada jalur transportasi Kabupaten Malang menuju Kabupaten Lumajang. Selain itu, wisatawan juga masih bisa melakukan kunjungan ke Ranu Regulo dengan tetap mematuhi aturan ketat demi mencegah Karhutla lebih luas.

    "Masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata diimbau untuk bersama-sama menjaga kawasan TNBTS dari ancaman kebakaran dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan sumber api. Termasuk menyalakan api unggun, membakar sampah, menyalakan petasan, kembang api, flare, maupun aktivitas lainnya yang berpotensi memicu kebakaran," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article

Curated For You

Editorial Team

Related Articles

See More