Malang, IDN Times - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan hutan lindung wilayah Air Terjun Coban Rondo Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang terus meluas. Dilaporkan hingga hari ini (28/8/2024) api belum bisa dipadamkan sepenuhnya.
Karhutla Coban Rondo Meluas, 10 Hektare Hutan Lindung Ludes Terbakar

1. Karhutla di Coban Rondo kini meluas hingga 10 hektare
Plt Kepala BPBD Kabupaten Malang Ichwanul Muslimin mengungkapkan jika api terus meluas membakar hutan lindung Coban Rondo. Ia mengungkapkan jika api ini awalnya terlihat di lereng Gunung Panderman pada Senin (26/8/2024) pukul 19.30 WIB.
"Hingga Selasa (27/8/2024) malam pukul 19.00 WIB, api telah memasuki wilayah timur Coban Rondo. Lahan seluas 10 hektare terbakar, Jenis tanaman yang terbakar serasah daun alang-alang kering dan rayutan," terangnya saat dikonfirmasi pada Rabu (28/8/2024).
2. Masih ada 1 titik api yang belum berhasil dipadamkan
Ichwanul mengungkapkan jika mereka telah berhasil memadamkan 3 titik api, tapi masih ada 1 titik api yang belum sepenuhnya padam. Terlihat kepulan asap masih belum bisa dijangkau oleh petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kota Batu, Perhutani, TNI/Polri.
"Kemarin malam personil balik kanan dan akan dilanjut pagi ini pukul 08.00 WIB. Kita akan lewat jalur pendakian Gunung Panderman dengan personil KPRH gabungan Pujon-Batu," jelasnya.
3. BPBD belum bisa memastikan kerugian dari karhutla di Coban Rondo
Lebih lanjut, Ichwanul belum bisa memastikan kerugian dari karhutla ini. Pasalnya mereka masih fokus untuk melakukan pemadaman. Kebakaran juga masih bisa meluas karena medan terjal sehingga api sulit dijangkau, selain itu mereka juga kekurangan peralatan untuk pemadaman.
"Kita tidak bisa melakukan pemadaman pada malam hari karena faktor Medan yang terjal. Jadi hanya bisa melakukan pemadaman pada pagi hingga sore saja," pungkasnya.