Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KAI Daop 8 Surabaya Catat 11 Kecelakaan Kereta Terjadi Sepanjang 2024
KAI Daop 8 Surabaya sosialisasikan keselamatan di perlintasan sebidang. (Dok. KAI Daop 8 Surabaya)

Surabaya, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya mencatat sepanjang 2024 sejak Januari hingga September 2024, terdapat 11 kejadian kecelakaan perlintasan sebidang terjadi di Kota Pahlawan. KAI mengimbau agar masyarakat hati-hati saat melintasi perlintasan sebidang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan, jumlah kecelakaan lalu lintas di tahun ini tak jauh berbeda dengan tahun 2023 lalu. Jika pada 2024 jumlahnya 11, tahun 2023 mencapai 13 kejadian. 

"Selama 2024 sejak Januari-September di wilayah Surabaya terdapat 11 kejadian kecelakaan, pada periode yang sama tahun 2023 terdapat 13 kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang KA," ujar Lukman, Sabtu (12/10/2024).

Dia menyebut, saat ini jumlah perlintasan sebidang di Kota Surabaya tercatat sebanyak 66 titik. Dari 66 titik itu 4 di antaranya tak memiliki pos penjagaan. 

" 66 perlintasan sebidang teridri dari perlintasan terjaga 54 titik, Fly over 8 titik, dan tidak terjaga 4 titik," terang Lukman. 

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kereta api, Luqman Arif mengingatkan kepada seluruh pengendara untuk mematuhi peraturan lalulintas. Khususnya saat akan melewati perlintasan sebidang KA. 

"Sesuai dengan UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 yang berbunyi, pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib: berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai di tutup dan atau ada isyarat lain, mendahulukan kereta api, dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel," kata dia. 

Sebagai langkah preventif menciptakan keselamatan perjalanan KA, Daop 8 Surabaya juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat baik dengan sosialisasi di Balai Desa/RT/RW serta murid Sekolah. Sosialisasi tersebut bertujuan agar angka kecelakaan yang terjadi dan perlintasan KA bisa ditekan. 

"Kami ingatkan kepada seluruh pengendara untuk berhati-hati saat akan melewati perlintasan sebidang kereta api. Ingat Berhenti, Tengok kiri dan kanan, apabila telah aman, silahkan jalan,” pungkas Luqman Arif.

Editorial Team

Related Article