Kabar Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Begini Kondisi Terkini

- Kabar erupsi besar Gunung Lawu viral di media sosial dan sempat menimbulkan kekhawatiran warga serta wisatawan di sekitar lereng gunung.
- Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan memastikan kondisi Gunung Lawu masih aman, normal, dan tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkanik mengarah pada erupsi.
- Badan Geologi ESDM menegaskan isu erupsi besar adalah hoaks, hasil pemantauan menunjukkan aktivitas vulkanik stabil, serta masyarakat diminta hanya percaya pada sumber informasi resmi.
Magetan, IDN Times – Kabar mengenai Gunung Lawu yang disebut-sebut akan mengalami erupsi besar dalam waktu dekat ramai beredar di media sosial. Informasi tersebut sempat memicu kekhawatiran masyarakat yang tinggal di kawasan lereng gunung maupun para wisatawan yang beraktivitas di sekitar Lawu.
Menanggapi kabar tersebut, Asisten Perhutani (Asper) BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, memastikan kondisi Gunung Lawu saat ini masih aman dan tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkanik yang mengarah pada erupsi.
"Saat ini Gunung Lawu dalam kondisi baik-baik saja, normal, tidak ada gejala aktivitas itu," kata Mulyadi, Jumat (19/6/2026).
Meski memastikan kondisi gunung masih normal, Perhutani tetap melakukan koordinasi dengan instansi terkait di Jawa Tengah untuk memastikan informasi yang beredar di masyarakat.
Menurut Mulyadi, hal itu dilakukan karena kawasan kawah Gunung Lawu secara geografis masuk wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
"Namun untuk jelasnya kami akan berkoordinasi dengan teman-teman di Jawa Tengah soal kabar adanya erupsi tersebut. Karena kawah Lawu secara geografis berada di wilayah kerja Karanganyar, Jawa Tengah," ujarnya.
Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar luas di media sosial. Dalam keterangannya, Badan Geologi menegaskan bahwa informasi mengenai Gunung Lawu akan mengalami erupsi besar, terjadi kenaikan lava, hingga adanya tekanan magma dari jalur Bojonegoro merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
Hasil pemantauan dan penyelidikan yang dilakukan menunjukkan tidak ada indikasi kenaikan aktivitas vulkanik, perubahan signifikan aktivitas magmatik, maupun bukti ilmiah yang mendukung narasi tersebut.
Berdasarkan data pengamatan terkini, kondisi Gunung Lawu masih berada dalam status normal.
Badan Geologi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Warga diminta mengacu pada informasi resmi melalui aplikasi MAGMA Indonesia, situs resmi Badan Geologi, maupun kanal media sosial resmi pemerintah.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, masyarakat di sekitar Gunung Lawu diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
















