Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jejak Tewasnya ASN Bangkalan Terungkap, Pelaku Diburu ke Jateng
Evakuasi jenazah perempuan di dalam mobil. Dok. Istimewa.
  • Kematian ASN Pemkab Bangkalan, RYS (50), di mobil dinas Bandara Juanda mulai terungkap dengan dugaan pelaku berinisial E melarikan diri ke wilayah Jawa Tengah.
  • Keluarga korban mengungkap petunjuk baru berupa share location terakhir dari korban di kawasan Agro Wisata Dewi Sri, Pujon, sebelum komunikasi terputus dan korban ditemukan tewas.
  • Polda Jatim melalui Ditreskrimum menurunkan beberapa tim untuk memburu terduga pelaku di berbagai daerah, termasuk wilayah barat yang mengarah ke Jawa Tengah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Kematian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan, RYS (50) di dalam mobil terparkir di Terminal I Bandara Juanda mulai mengerucut. Di tengah perburuan yang dilakukan kepolisian, muncul informasi bahwa terduga pelaku berinisial E diduga melarikan diri ke wilayah Jawa Tengah (Jateng).

Pengacara keluarga korban, Risang Bima Wijaya mengatakan, informasi mengenai pelarian terduga pelaku sebenarnya telah beredar di kalangan keluarga sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, muncul kabar E diduga menuju Solo.

"Kalau ngomong lari ke Jawa Tengah itu hari Jumat kami sudah dengar isu-isu begitu, pelaku lari ke Solo. Tapi enggak jelas informasinya," ujarnya, Sabtu (4/7/2026).

Di tengah simpang siur kabar tersebut, keluarga juga mengungkap petunjuk baru yang diduga menjadi jejak terakhir korban sebelum ditemukan tewas di dalam mobil dinas di area parkir Bandara Internasional Juanda.

Menurut Risang, pada Kamis (19/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, korban sempat mengirimkan share location kepada anaknya. Titik lokasi yang dikirim berada di depan pusat oleh-oleh Agro Wisata Dewi Sri, Pujon, Kabupaten Malang.

"Korban sempat kirim shareloc kepada anaknya Kamis sekitar pukul 20.00 WIB. Shareloc yang dikirimkan berada depan toko buah atau oleh-oleh Agro Wisata Dewi Sri Pujon," katanya.

Keluarga menduga saat itu korban tidak sendirian dan kemungkinan bersama terduga pelaku. Namun, mereka tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan korban di lokasi tersebut.

"Setelah dari lokasi itu, enggak ada kontak. Baru besok malamnya pada hari Jumat ada kontak dengan keluarga, video call dengan adiknya," ungkap Risang.

Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim memastikan turun langsung membantu pengungkapan kasus yang hingga kini belum menemukan pelaku. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan pihaknya telah membagi personel ke dalam beberapa tim untuk melakukan pengejaran di sejumlah daerah.

"Benar, kami back up penuh kasus itu. Sudah kami bagi anggota menjadi beberapa tim untuk melakukan pengejaran terduga pelaku di sejumlah kota," tegasnya.

Saat ditanya lokasi pengejaran, Jumhur tidak merinci wilayah yang menjadi sasaran. Namun, ia membenarkan salah satu tim bergerak ke arah barat atau wilayah Jateng. "Iya arah barat. Nanti kita akan beritahu lagi kalau hasil ya," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article