Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jadwal Persebaya Mepet, Badai Cedera Mengintai!

Kota Surabaya
2 min read
Jadwal Persebaya Mepet, Badai Cedera Mengintai!
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares saat memberi instruksi dari pinggir lapangan. Instagram @officialpersebaya.
  • Persebaya Surabaya hanya memiliki sekitar empat hari pemulihan setelah imbang 2-2 melawan PSS Sleman sebelum bertandang menghadapi PSM Makassar pada 22 Oktober 2026.

  • Sejumlah pemain mengalami cedera atau kondisi terbatas, sehingga Bernardo Tavares berkoordinasi dengan tim medis dan akan menentukan susunan pemain berdasarkan evaluasi latihan.

  • Persebaya menyiapkan lebih dari 11 opsi pemain demi hasil positif; tim masih berada di peringkat ketujuh klasemen dengan sembilan poin setelah laga kontra PSS.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya tak punya banyak waktu untuk meratapi hasil imbang 2-2 melawan PSS Sleman. Bajul Ijo harus segera mengalihkan fokus ke laga tandang kontra PSM Makassar pada 22 Oktober 2026. Persoalannya, waktu pemulihan yang singkat dibarengi kondisi sejumlah pemain yang belum sepenuhnya bugar.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares kini dituntut memutar otak untuk meracik komposisi terbaik. Dengan waktu istirahat hanya sekitar empat hari, ia harus memastikan skuadnya tetap kompetitif di tengah jadwal pertandingan yang padat pada akhir Oktober.

Situasi makin rumit karena sejumlah pemain mengalami cedera atau belum berada dalam kondisi optimal. Kondisi tersebut membuat Tavares melakukan beberapa perubahan saat menghadapi PSS Sleman, termasuk menarik keluar pemain yang mengalami cedera.

“Banyak pemain yang cedera atau kondisinya terbatas. Inilah sebabnya kami melakukan beberapa perubahan dan juga beberapa pemain ditarik keluar karena mereka cedera,” ungkap Tavares.

Pelatih asal Portugal itu pun intensif berkoordinasi dengan tim medis Persebaya untuk memantau perkembangan kondisi para pemain. Keputusan siapa yang layak diturunkan melawan PSM akan bergantung pada hasil evaluasi medis dan kondisi terkini saat latihan.

Tavares tak ingin mengambil risiko dengan memaksakan pemain yang belum siap. Ia memilih melihat perkembangan skuad sebelum menentukan rencana permainan untuk menghadapi Juku Eja.

“Untuk pertandingan berikutnya dan seterusnya, kami akan melihat siapa pemain yang siap untuk bertanding dan mencoba membuat rencana taktik dan strategi,” tegasnya.

Tavares pun menyiapkan lebih dari 11 pemain sebagai opsi untuk menghadapi PSM. Artinya, peluang tampil tak hanya bergantung pada nama besar atau posisi utama, tetapi juga kesiapan fisik masing-masing pemain.

“Jadi semua pemain diperhitungkan. Sekarang mari kita lihat di sesi latihan dan juga berdasarkan keputusan tim dokter, siapa yang memiliki kondisi terbaik untuk dapat membantu kami di pertandingan,” katanya.

Di sisi lain, Persebaya juga membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki posisi di klasemen. Hasil imbang kontra PSS membuat mereka belum beranjak dari papan tengah. Bajul Ijo kini berada di peringkat ketujuh dengan koleksi sembilan poin.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More