Surabaya, IDN Times - Sebanyak 37 peserta tidak hadir dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, Selasa (21/4/2026). Sementara total peserta hari pertama adalah 880 orang.
Ketua Pusat UTBK-SNBT 2026 Unair yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Unair, Mochammad Amin Alamsyah, mengatakan, di hari pertama total peserta yang hadir adalah 843 orang atau 95,8 persen. Sementara 37 peserta yang tidak hadir itu tanpa keterangan.
“Ujian dimulai tepat waktu. Pukul 07.00 peserta sudah login dan melakukan latihan, kemudian pukul 07.15 ujian resmi dimulai,” ujarnya.
Amin menyebut, total peserta UTBK SNBT Unair tahun ini mencapai 16.672 orang. Sementara daya tampung mahasiswa Unair keseluruhan tahun ini adalah 17.600. "Peserta perempuan mendominasi dengan 9.541 orang, sedangkan peserta laki-laki sebanyak 7.131 orang," ungkap dia.
Tempat pelaksanaan UTBK SNBT Unair berada di Kampus C dan B. Sebanyak 22 ruang Computer Based Test (CBT) disiapkan.
Di Kampus B menampung 13 ruang yang berada di Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, FISIP, serta Fakultas Vokasi Gedung A dan C. Sisanya yakni 9 ruangan berada di Kampus C. Setiap sesi ujian didukung 880 unit komputer, memastikan kelancaran pelaksanaan tes berbasis digital tersebut," jelasnya.
Amin menuturkan, dari seluruh total peserta, 22 peserta di antaranya adalah disabilitas, terdiri dari 18 peserta tuna rungu dan 4 tuna daksa. Mereka mengikuti UTBK di Gedung Nano.
"Panitia menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari sarapan berupa teh hangat dan roti, tenaga kesehatan, hingga ruang transit di setiap lokasi ujian," tuturnya.
Pihaknya memastikan tak akan menolerasnsi adanya kecurangan. Dirinya pun juga mendapatkan arahan dari pemerintah pusat agar UTBK dilaksanakan secara transparan dan jujur.
“Upaya pencegahan terus kami lakukan seperti tahun-tahun sebelumnya agar praktik perjokian bisa diminimalkan,” pungkas dia.
