Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gus Samsudin Laporkan Pesulap Merah ke Polda Jatim Pakai UU ITE

Gus Samsudin Laporkan Pesulap Merah ke Polda Jatim Pakai UU ITE
Gus Samsudin didampingi kuasa hukumnya saat laporan ke SPKT Polda Jatim. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Samsudin Jadab yang juga dikenal sebagai Gus Samsudin melaporkan Pesulap Merah, Marcel Radhival ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur (Jatim), Rabu (8/2/2022). Marcel dianggap mencemarkan nama baik Samsudin di YouTube.

"Kami melaporkan Si Marcel tindak pidana pencemaran nama baik dan ujaran kebencian," ujar Kuasa hukum Samsudin, Teguh Puji Wahono usai laporan.

1. Gus Samsudin tak terima pengobatannya disebut sebagai trik

Gus Samsudin didampingi kuasa hukumnya saat laporan ke SPKT Polda Jatim. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Gus Samsudin didampingi kuasa hukumnya saat laporan ke SPKT Polda Jatim. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Teguh mengatakan kalau yang disampaikan Marcel di YouTube miliknya merupakan penggiringan opini. Pengobatan yang dilakukan Samsudin disebut terlapor hanyalah sulap atau sebuah trik. "Jadi kami proses sesuai hukum yang berlaku," kata dia.

"Kami laporkan Pasal 27 ayat 3 sama 28 ayat 2 Undang-undang (UU) ITE (tentang Pencemaran Nama Baik)," dia menambahkan.

2. Bawa barang bukti video

Gus Samsudin didampingi kuasa hukumnya saat laporan ke SPKT Polda Jatim. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Gus Samsudin didampingi kuasa hukumnya saat laporan ke SPKT Polda Jatim. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Dalam laporannya, sambung Teguh, pelapor dalam hal ini Samsudin membawa barang bukti video diduga berisi pencemaran nama baik yang dibuat Marcel di media sosial. Ke depan, pihak kuasa hukum akan melengkapi barang bukti lainnya seirinh dengan berjalannya proses hukum.

"Barang bukti video, masih akan kami lengkapi lagi," kata dia. "Yang dilaporkan konten Si Marcel Pesulap Merah," imbuhnya.

3. Sudah mediasi tapi buntu

Ilustrasi YouTube (Tangkapan layar Youtube)
Ilustrasi YouTube (Tangkapan layar Youtube)

Video yang dibuat Marcel, kata Teguh, sangat merugikan kliennya. Karena Samsudin disebut di YouTube Marcel kalau melakukan penipuan dalam pengobatannya di Padepokan di Blitar. Sebenarnya, upaya mediasi sudah dilakukan tapi tak menemui jalan damai.

"Kami sudah mediasi tapi pihak Marcel bersikukuh bahwa beranggapan dirinya benar. Jadi kita proses secara hukum," pungkasnya.

Sebelum berseteru, baik Pesulap Merah maupun Gus Samsudin saling sindir melalui channel mereka. Pesulap Merah lalu mendatangi padepokan dan meminta Gus Samsudin keluar untuk membuktikan kemampuannya. Namun Gus Samsudin menolak keluar. Setelah kejadian ini, konflik mereka berdua semakin memanas di media sosial.

Kedatangan Pesulap Merah ini menjadi sorotan warga setempat karena timnya menolak untuk menunjukkan KTP saat diminta oleh pihak Pemdes.  Hal inilah yang membuat warga meminta agar padepokan milik Gus Samsudin ditutup karena dianggap meresahkan.

Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Perempuan di Putat Jaya Surabaya

27 Jun 2026, 19:55 WIBNews