Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dorong Kursi Roda Ibu Warnai Sertijab Kapolda Jatim
Momen haru mewarnai penyambutan Kapolda Jawa Timur (Jatim) yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jatim, Minggu (11/10/2026). Dok. Humas Polda Jatim.
  • Irjen Pol Dekananto Eko Purwono disambut sebagai Kapolda Jawa Timur baru di Mapolda Jatim, didampingi istri dan orang tua; ia mendorong kursi roda ibunya lalu sungkem.

  • Penyambutan berlangsung dengan pengalungan bunga, jajaran kehormatan, pedang pora, serta pertunjukan jaranan dan Reog Ponorogo, dihadiri pejabat, personel Polri, ASN, dan Kapolres jajaran.

  • Dekananto berkomitmen melanjutkan program positif pendahulunya, memperkuat pelayanan humanis, menerima kritik, serta memprioritaskan pemberantasan narkoba dan peredaran obat keras daftar G di Jawa Timur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
11/10/2026

Irjen Pol Dekananto Eko Purwono disambut sebagai Kapolda Jawa Timur baru di Mapolda Jatim. Ia mendorong kursi roda ibunya dan sungkem, lalu menyatakan komitmen melanjutkan program positif, meningkatkan pelayanan, serta memberantas narkoba dan obat keras daftar G.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Irjen Pol Dekananto Eko Purwono disambut sebagai Kapolda Jawa Timur baru dan mendorong kursi roda ibunya sebelum sungkem dalam rangkaian serah terima jabatan.
  • Who?
    Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, istrinya Lenia Dekananto, kedua orang tuanya, pejabat utama Polda Jatim, kapolres jajaran, personel Polri, dan ASN Polda Jatim hadir.
  • Where?
    Prosesi penyambutan berlangsung di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Surabaya.
  • When?
    Kegiatan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026.
  • Why?
    Penyambutan digelar untuk menyambut Dekananto sebagai Kapolda Jawa Timur yang baru menerima amanah kepemimpinan.
  • How?
    Dekananto dan istri menerima pengalungan bunga, jajaran kehormatan, serta pedang pora, disertai pertunjukan jaranan dan Reog Ponorogo. Ia kemudian menyampaikan komitmen melanjutkan program positif dan meningkatkan pelayanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Dekananto jadi Kapolda Jawa Timur yang baru. Ia datang bersama istri dan orang tuanya. Ia mendorong kursi roda ibunya lalu sungkem kepada ibu. Banyak polisi menyambut dengan bunga, pedang pora, jaranan, dan Reog. Sekarang Pak Dekananto mau meneruskan hal baik, melayani warga, dan melawan narkoba serta obat berbahaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sikap Dekananto yang memuliakan ibunya di tengah seremoni resmi memberi sentuhan humanis pada awal kepemimpinannya. Sikap tersebut selaras dengan komitmennya meneruskan program positif, membuka diri terhadap koreksi, serta mendorong pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat dan berorientasi pada keamanan Jawa Timur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Momen haru mewarnai penyambutan Kapolda Jawa Timur (Jatim) yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jatim, Minggu (11/10/2026). Di tengah prosesi resmi kedatangan orang nomor satu di kepolisian Jatim itu, perhatian tertuju pada sikapnya yang mendorong kursi roda sang ibu, sebelum kemudian bersimpuh untuk sungkem sebagai bentuk bakti kepada orang tua.

Dekananto hadir didampingi sang istri, Lenia Dekananto, serta kedua orang tuanya. Momen tersebut menjadi bagian yang paling menyentuh dalam rangkaian penyambutan yang berlangsung dengan tradisi kepolisian dan nuansa budaya Jatim.

Prosesi penyambutan diawali dengan pengalungan bunga kepada Dekananto dan istri. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan jajaran kehormatan serta tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan kepada Kapolda Jatim yang baru.

Nuansa budaya lokal turut menghidupkan suasana melalui penampilan seni jaranan dan Reog Ponorogo. Sejumlah Pejabat Utama Polda Jatim, para Kapolres jajaran, personel Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) Polda Jatim turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Di balik seremoni itu, momen Dekananto mendorong kursi roda ibunya dan bersimpuh untuk sungkem memperlihatkan sisi personal seorang pejabat yang baru menerima amanah besar.

Usai prosesi penyambutan, Dekananto menyampaikan rasa syukur atas amanah yang dipercayakan kepadanya. Ia menyebut tugas sebagai Kapolda Jatim merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Pertama-tama, kehadiran saya di Polda Jawa Timur ini merupakan amanah dari Allah SWT. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk bisa menjalankannya dengan baik,” ujar Dekananto.

Ia juga berkomitmen melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun Kapolda Jatim sebelumnya, Irjen Pol Nanang Avianto. Menurutnya, berbagai upaya yang telah dilakukan perlu diteruskan demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Banyak hal positif yang sudah diperkuat dan ditinggalkan oleh Irjen Pol Nanang Avianto untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur. Tentu saya akan melanjutkan hal-hal positif tersebut,” katanya.

Dekananto menegaskan, Polda Jatim di bawah kepemimpinannya akan terus didorong menjadi institusi yang humanis dan semakin dekat dengan masyarakat. Ia juga membuka ruang bagi kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan kepolisian.

“Apabila saya dan seluruh jajaran Polda Jawa Timur melakukan hal-hal yang kurang berkenan atau kurang tepat dalam bertindak, saya mohon dimaafkan dan diberikan koreksi. Kami akan merespons dan menindaklanjuti masukan tersebut,” tegasnya.

Selain pelayanan publik, pemberantasan narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan menjadi salah satu perhatian Dekananto. Ia secara khusus menyoroti peredaran obat keras daftar G yang dinilai berpotensi berdampak buruk terhadap generasi muda dan keamanan masyarakat.

“Salah satu atensi saya adalah peredaran obat keras daftar G. Saya pastikan Jawa Timur harus bersih dari obat-obatan tersebut karena penyalahgunaannya dapat menjadi salah satu pemicu kenakalan remaja, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya,” katanya.

Dekananto pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Jatim. Ia berharap dapat diterima oleh masyarakat dan menjalankan amanahnya dengan penuh tanggung jawab.

“Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Jawa Timur. Insyaallah, dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article