Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Ditinggal Nobar Pildun, Ponpes Dibakar Santri Depresi
    Penanganan kebakaran di gedung Ponpes Inabah Surabaya. Dok. Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya.

    Surabaya, IDN Times - Seorang santri di Surabaya diduga depresi nekat membakar sarung di gudang pondok pesantren pada Minggu (18/12/2022) dini hari. Api itu pun menjalar hingga melalap bangunan dua lantai Ponpes.

    1. Bermula dari penjaga asik nobar bola, santri diduga depresi bakar gudang ponpes

    Penanganan kebakaran di gedung Ponpes Inabah Surabaya. Dok. Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya.

    Peristiwa pembakaran itu terjadi di Pondok Pesantren (PP) Inabah XIX yang beralamat di Jalan Raya Semampir Nomor 43 - 47 Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya. Bermula dari penjaga asrama yayasan pergi nonton perebutan juara ketiga Piala Dunia antara Kroasia Vs Maroko. Dalam laga itu Maroko kalah dengan skor 2-1 dari Kroasia.

    "Kemudian salah seorang santri terindikasi depresi naik ke atas gudang yang berisikan barang-barang dan dengan sengaja membakar sarung sehingga merembet ke barang-barang di sekitarnya," ujar Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, Wasis Sutikno saat dikonfirmasi IDN Times.

    2. Santri panik hingga terjatuh dari lantai atas

    Penanganan kebakaran di gedung Ponpes Inabah Surabaya. Dok. Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya.

    Mengetahui api membesar, santri tersebut diduga panik. Dia pun jatuh dari atas gedung lantai dua. "Santri tersebut terjatuh dari atas namun tidak mengalami luka, kondisinya baik," kata Wasis. Sementara pihak yayasan dan masyarakat setempat melaporkan kebakaran sekitar pukul 00.33 WIB, Minggu (18/12/2022).

    "Kami terima berita langsung tiba di lokasi pukul 00.40 WIB. Unit Tempur Pos Sukolilo tiba langsung melakukan pemadaman. Api pokok padam pukul 01.13 WIB. Pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif pukul 02.18 WIB," terang Wasis.

    3. Pastikan korban nihil, kasus masih pendalaman polisi

    Penanganan kebakaran di gedung Ponpes Inabah Surabaya. Dok. Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya.

    Terkait luasan yang terbakar, sambung Wasis, 20 x 20 meter persegi yang terdiri dari dua lantai. "Yang terbakar dua rumah jadi satu dengan pemilik yaitu penjual burung dan yayasan PP Inabah XIX. Kalau korban nihil," tegas dia.

    Sementara untuk santri yang diduga depresi sehingga nekat membakar ponpes masih dalam penanganan dinas terkait beserra kepolisian. Dalam hal ini Polsek Sukolilo.

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Article