Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Di Balik Klik yang Mengubah Kretek: Ada Tangan yang Membawa Rekor
Proses produksi kretek klik slim di Wismilak Surabaya. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Pabrik kretek di Surabaya menjadi tempat lahirnya inovasi nasional, menggabungkan riset, teknologi, dan keterampilan pekerja perempuan dalam proses produksi rokok.
  • Wismilak meluncurkan Kretek Slim Klik sebagai bentuk respons terhadap perubahan perilaku konsumen yang kini mencari pengalaman baru, bukan sekadar cita rasa.
  • Perusahaan mengamankan tiga hak paten mencakup produk, proses kerja, dan alat produksi, menegaskan pentingnya inovasi teknologi tanpa meninggalkan peran vital tenaga manusia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Deretan perempuan berbalut celemek oranye itu bekerja nyaris tanpa suara. Jemari mereka bergerak cepat, memasukkan rajangan tembakau ke dalam kertas putih, merapikan setiap batang dengan ketelitian yang telah terasah selama bertahun-tahun. Di sebuah sudut pabrik, suara mesin hanya menjadi latar. Yang paling menentukan justru ketepatan tangan manusia.

Di tempat itulah, inovasi yang kemudian mendapat pengakuan nasional lahir. Banyak orang mengenal sebuah rokok hanya dari kemasannya. Sebagian mengingat rasanya. Namun sedikit yang mengetahui perjalanan panjang sebuah produk hingga akhirnya sampai ke tangan konsumen.

Di balik setiap batang yang diproduksi, ada proses riset, pengembangan teknologi, perlindungan hak paten, hingga keterampilan para pekerja yang menjadi bagian tak terpisahkan dari industri kretek Indonesia.

Perubahan selera pasar beberapa tahun terakhir menjadi tantangan tersendiri bagi industri hasil tembakau. Konsumen kini tidak lagi hanya mencari cita rasa. Mereka menginginkan pengalaman baru saat menikmati produk. Kebutuhan itulah yang mendorong berbagai perusahaan untuk terus berinovasi.

Direktur Wismilak, Krisna Tanimihardja, mengatakan perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu alasan perusahaan terus menghadirkan pembaruan produk. “Hadirnya Wismilak Kretek Slim Klik merupakan komitmen perusahaan dalam memperkuat nilai usaha melalui inovasi produk serta aktif merespon tren pasar,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Menurut Krisna, inovasi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman. Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, kemampuan menciptakan pembeda menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus mempertahankan relevansi di mata konsumen.

Komitmen itu tidak berhenti pada pengembangan produk semata. Di balik lahirnya kretek klik pertama itu, perusahaan juga mengembangkan teknologi produksi yang kemudian dilindungi melalui hak paten. Perwakilan bagian produksi menjelaskan perlindungan tersebut mencakup lebih dari sekadar produk akhir.

“Perusahaan memiliki tiga paten, meliputi produk, proses kerja dalam memproduksi WKSK, serta alat produksi yang digunakan,” katanya.

Langkah itu menunjukkan bahwa inovasi dalam industri kretek tidak hanya berbicara mengenai rasa, tetapi juga menyentuh aspek teknologi, efisiensi produksi, hingga pengembangan metode kerja yang lebih modern.

Meski demikian, secanggih apa pun teknologi yang digunakan, sentuhan manusia tetap menjadi unsur penting. Di ruang produksi, para pekerja perempuan masih menjadi tulang punggung proses pelintingan dan penyelesaian produk. Ketelitian mereka memastikan setiap batang memiliki kualitas yang seragam sebelum masuk ke tahap berikutnya.

Editorial Team

Related Article