Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Demokrat Digoyang Isu Kudeta, Emil Dardak: Kami Setia kepada Mas AHY!

Kota Surabaya
Demokrat Digoyang Isu Kudeta, Emil Dardak: Kami Setia kepada Mas AHY!
Default Image IDN
Share Article

Surabaya, IDN Times - Partai Demokrat tengah diterpa isu kudeta terhadap ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, dukungan dari pengurus daerah untuk putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu justru terus mengalir. Tak terkecuali dari DPD Demokrat Jawa Timur (Jatim).

  1. 1. Sebanyak 34 DPC se-Jatim dukung AHY

    Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) . IDN Times/Teatrika Handiko Putri
    Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) . IDN Times/Teatrika Handiko Putri

    Kesetiaan DPD Partai Demokrat Jatim kepada AHY dipastikan secara tegas oleh Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Elestianto Dardak. Sebanyak 34 DPC Demokrat se-Jatim tetap berkomitmen untuk terus mendukung AHY sebagai ketum.

    "Semua pengurus DPC dan DPD Partai Demokrat Jatim tetap setia kepada Mas AHY, pemimpin yang terpilih secara sah dalam kongres tahun lalu," ujarnya, Selasa (2/2/2021).

  2. 2. Komitmen dukungan dituangkan secara tertulis

    Emil Elestianto Dardak. IDN Times/Ardiansyah Fajar
    Emil Elestianto Dardak. IDN Times/Ardiansyah Fajar

    Emil melanjutkan, komitmen DPC-DPC Demokrat se-Jatim ini juga akan dituangkan dalam surat tertulis. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Jatim itu menegaskan bahwa isu yang berkembang sekarang tidak berpengaruh di daerah.

    "Para pengurus sudah menegaskan komitmen tetap mendukung AHY dalam pernyataan tertulis," tegas dia.

  3. 3. AHY sebut akan dikudeta, tudingan dibantah Moeldoko

    Instagram/@agusyudhono
    Instagram/@agusyudhono

    Sebelumnya, AHY menyebut ada gerakan yang ingin mengambil alih posisi ketua umum partainya. AHY menuding ada pejabat pemerintahan di lingkaran dekat Presiden Joko 'Jokowi' Widodo yang terlibat dalam gerakan tersebut. Namun, tudingan itu dibantah oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More