Malang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus menerima banyak bantuan dari berbagai kalangan. Mulai dari alat pelindung diri (APD), masker, hand sanitizer, disinfektan, hingga safety chamber. Bantuan tersebut bakal segera dialirkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
Dapat Banyak Bantuan, Pemkot Malang akan Segera Salurkan ke Masyarakat

1. Pastikan bantuan bakal tepat sasaran
Sejauh ini, Pemkot Malang tak mau sembarangan dalam menyalurkan bantuan. Mereka berusaha agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
"Tentu kami harus pilah mana yang untuk masyarakat dan untuk tenaga medis. Kedua kami tidak ingin bantuan itu terlalu lama mengendap. Tetapi kami juga tak ingin bantuan ini tidak tepat sasaran," ucap Wali Kota Malang Sutiaji, Jumat (10/4).
2. Masih lakukan inventarisir
Saat ini setiap bantuan yang masuk sedang dalam tahap inventarisir. Setelah semua terdata, baru Pemkot Malang bakal menyalurkan ke pihak-pihak yang membutuhkan.
"Kami verifikasi melalui satu data. Sehingga, segera di distribusikan tapi harus tetap sasaran," imbuhnya.
3. Dapat bantuan alat semprot
Pemkot juga mendapat bantuan 10 alat semprot. Mereka juga tengah memesan 30 lagi. Nantinya, alat semprot tersebut akan diberikan kepada 57 kelurahan. Namun juga ada opsi bahwa alat tersebut bakal diberikan kepada wilayah yang masuk daerah zona merah sebagai prioritas.
"Sebenarnya Kota Malang sudah masuk zona merah. Tetapi memang ada daerah prioritas," sambung Sutiaji.
4. Terus maksimalkan persiapan PSBB
Sementara itu, saat ini Pemkot Malang terus mempersiapkan diri untuk penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Beberapa persyaratan masih berusaha dipenuhi.
"Jadi yang bekerja banyak dari Dinas Kesehatan, rumah isolasi atau rumah transit sudah kami siapkan. Berkaitan dengan anggaran juga kita sediakan, sampai tiga bulan kedepan dan jajaran samping kita sudah koordinasi dengan TNI dan Polri," pungkasnya.