Kronologi Penemuan Jasad Perempuan Ngawi di Bengawan Madiun

- Seorang perempuan bernama Sri Wulan (32) ditemukan meninggal di aliran Bengawan Madiun, Ngawi, setelah sebelumnya terlihat mondar-mandir di tepi sungai mengenakan jaket ungu.
- Warga menyaksikan korban hanyut terbawa arus deras dan jasadnya ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal di wilayah Desa Beran, Kecamatan Ngawi.
- Polisi mengevakuasi jenazah ke RSUD dr. Soeroto untuk visum dan masih menyelidiki penyebab kematian dengan memeriksa saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis.
1. Korban sempat terlihat di tepi Bengawan Madiun

Sejumlah warga mengaku sempat melihat Sri Wulan berdiri dan mondar-mandir cukup lama di bantaran Bengawan Madiun sambil mengenakan jaket berwarna ungu. Warga yang khawatir sempat berteriak meminta korban menjauh dari bibir sungai, tetapi tidak mendapat respons.
"Kelihatannya memang sengaja. Banyak warga yang melihat dan sempat merekam. Perempuan itu memakai jaket warna ungu," ujar Selvi, salah seorang saksi.
2. Hanyut terbawa arus, jasad ditemukan 100 meter dari lokasi

Tak lama setelah itu, tubuh korban hanyut terbawa derasnya arus sungai. Warga tidak berani memberikan pertolongan karena kondisi sungai dinilai berbahaya. Polisi bersama warga kemudian melakukan pencarian hingga menemukan jasad korban sekitar 100 meter dari lokasi awal, tepatnya di wilayah Desa Beran, Kecamatan Ngawi.
3. Polisi masih selidiki penyebab kematian

Jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum dan identifikasi. Hasil pemeriksaan memastikan korban adalah Sri Wulan, warga Kecamatan Pangkur.
Kapolsek Ngawi AKP Jais Bintoro mengatakan penyebab pasti kematian korban masih didalami dengan memeriksa sejumlah saksi dan menunggu hasil visum.
"Benar, kami menerima laporan adanya penemuan jenazah seorang perempuan di aliran sungai. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," kata Jais.


















