Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cemburu, Pria di Trenggalek Habisi Kekasihnya di Kamar Hotel
Polisi evakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian. IDN Times/ istimewa

Trenggalek, IDN Times - Aksi pembunuhan terjadi di kamar sebuah hotel di Trenggalek. Seorang pria berinisal SE (41), warga Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek tega bunuh kekasihnya berinisial YN (34) warga Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo. Usai melakukan aksi keji tersebut, pelaku menyerahkan diri ke polisi. Perbuatan tersebut dilakukan pelaku karena cemburu korban masih berhubungan dengan mantan suaminya.

1. Pelaku dan korban janjian ketemu di hotel

Polisi evakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian. IDN Times/ istimewa

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro mengatakan, sebelum peristiwa pembunuhan  korban yang mengajak anaknya menemui pelaku di kamar hotel nomor 723. Saat bertemu terjadi pertengkaran antara korban dan pelaku. "Pertengkaran itu, membuat pelaku melakukan kekerasan kepada korban. Di mana pelaku menghantam kepala korban dengan benda tumpul," ujarnya, Rabu (09/04/2025).

2. Polisi amankan barang bukti dari lokasi kejadian

Polisi lakukan olah TKP di lokasi kejadian. IDN Times/ istimewa

Akibat dari kekerasan tersebut, korban meninggal dunia. Sedangkan anak korban juga sempat mendapatkan kekerasan dan kini tengah mendapatkan perawatan di IGD RSUD dr Soedomo Trenggalek. Polisi telah membawa jenazah korban di rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa palu, bantal dan sprei. "Barang bukti sudah kami amankan di Polres Trenggalek," ucapnya.

3. Polisi masih dalami pengakuan pelaku

Polisi evakuasi jenazah korban. IDN Times/ istimewa

Setelah peristiwa pembunuhan itu, pelaku menyerahkan diri ke polisi. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku tega menghabisi nyawa korban karena motif cemburu. Korban diketahui masih berhubungan dengan mantan suaminya. Hal ini membuat pelaku kesal dan cemburu.

"Untuk informasi lengkap akan segera kami rilis, karena saat ini kami masih melakukan pendalaman," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article